BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut harian dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak yang berlaku pada 16–18 Juni 2026. Data menunjukkan kondisi perairan secara umum masih relatif aman, namun masyarakat pesisir perlu mencermati periode pasang maksimum yang terjadi pada pagi hingga menjelang siang hari.
Kondisi Maritim Terkini
Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, kondisi cuaca di Perairan Semarang–Demak pada Selasa (16/6/2026) didominasi cuaca cerah berawan sejak pagi hingga sore hari. Memasuki malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan berubah menjadi hujan ringan.
Suhu udara berkisar antara 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 70–85 persen. Angin bertiup dengan kecepatan rata-rata 6–10 knot dan hembusan maksimum mencapai 21 knot. Tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5–1,25 meter yang tergolong rendah hingga sedang untuk aktivitas pelayaran lokal dan perikanan pesisir.
Kecepatan arus laut diprakirakan berkisar 0,71–1,15 knot dengan arah dominan bergerak ke sektor barat hingga tenggara. Suhu permukaan laut tercatat sekitar 30 derajat Celsius.
Prakiraan Pasang Surut Harian
Grafik pasang surut harian Semarang menunjukkan muka air laut mengalami kenaikan bertahap sejak dini hari. Tinggi muka air laut tercatat sekitar 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 0,8 meter pada pukul 06.00 WIB.
Puncak pasang laut diprakirakan terjadi pada pukul 09.00 WIB dan 10.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter, atau sekitar 0,4 meter di atas Mean Sea Level (MSL) yang berada pada level 0,6 meter.
Setelah mencapai puncak, muka air laut berangsur menurun menjadi 0,9 meter pada pukul 11.00–12.00 WIB, kemudian turun ke 0,8 meter pada pukul 13.00–14.00 WIB. Penurunan berlanjut hingga mencapai 0,6 meter pada pukul 16.00–17.00 WIB.
Surut terendah diprakirakan terjadi pada pukul 24.00 WIB dengan tinggi muka air laut sekitar 0,2 meter. Dengan demikian, rentang pasang surut harian mencapai sekitar 0,8 meter antara kondisi pasang maksimum dan surut minimum.
Prakiraan Cuaca Maritim
Untuk periode 17 Juni 2026, cuaca perairan diprakirakan berawan dengan suhu udara 26–30 derajat Celsius dan kelembapan sekitar 71 persen. Angin bertiup 7–10 knot dengan hembusan hingga 22 knot. Kecepatan arus laut berkisar 0,64–1,17 knot dan tinggi gelombang tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter.
Sementara pada 18 Juni 2026, cuaca diprakirakan berawan tebal. Kelembapan meningkat hingga 77 persen dengan kecepatan arus laut 0,70–1,14 knot. Tinggi gelombang masih berkisar 0,5–1,25 meter.
Kombinasi pasang maksimum pada pagi hari dan kondisi gelombang yang tetap aktif di Laut Jawa perlu diperhatikan oleh masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir Semarang, Demak, serta wilayah pesisir Jawa Tengah bagian utara.
Imbauan
Masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, dan pengguna jasa transportasi laut disarankan memantau pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut dari BMKG. Kewaspadaan terutama diperlukan pada periode pasang maksimum pagi hari karena berpotensi memengaruhi aktivitas di kawasan pesisir yang selama ini rentan terhadap genangan rob, meskipun kondisi gelombang laut secara umum masih berada dalam kategori relatif aman.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang Selasa, 16 Juni 2026 pic.twitter.com/9yrHEZzitd
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) June 15, 2026



