KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Seorang Bocah Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Siori Semarang

Seorang Bocah Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Siori Semarang

Seorang Bocah Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Siori Semarang

RASIKFM.COM | SEMARANG – Seorang bocah meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Siori Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Sabtu (28/1/2023).

Jasad korban yang berinisial AA (13) warga Ngijo, Kecamatan Gunungpati ini sempat hilang dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan sekira pukul 16.45 WIB.

Panit Reskrim Polsek Gunungpati, Ipda Akhir menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika korban bersama empat temanya mencuci motor di Sungai Shiori.

Setelah selesai, korban berenang sendiri di sungai tersebut. Namun, karena arus yang deras korban kemudian hanyut dan tenggelam.

Mengetahui temanya tengelam, kemudian salah satu rekan korban mencari bantuan ke warga setempat agar korban bisa diselamatkan. Namun korban tak diketahui keberadaannya dan menghilang.

“Kejadian sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu ada anak-anak yang sedang bermain air di Sungai” ujarnya di lokasi kejadian.

Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan selama kurang lebih empat jam, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Setelah dievakuasi, kemudian jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

“Pihak keluarga telah menerimakan kejadian tenggelamnya anaknya tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menerangkan, upaya pencarian tim SAR gabungan dengan pengoperasian Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air ditemukan tanda-tanda korban masih berada di dasar sungai.

Metode ini dilakukan sebanyak kali percobaan selam. Alhasil jasad korban ditemukan di dasar air kedalaman sekitar empat meter.

“Penyebab korban tenggelam diduga korban tidak terampil dalam berenang,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang