KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

SMPN 3 Banyubiru Rawan Terdampak Longsor, Disdikbudpora: Belum Ada Rencana Relokasi

SMPN 3 Banyubiru Rawan Terdampak Longsor, Disdikbudpora: Belum Ada Rencana Relokasi

SMPN 3 Banyubiru Rawan Terdampak Longsor, Disdikbudpora: Belum Ada Rencana Relokasi

UNGARAN – SMPN 3 Banyubiru yang terletak di Desa Wirogomo, Banyubiru, Kabupaten Semarang tak akan direlokasi kendati fasilitas pendidikan tersebut rawan terdampak bencana tanah longsor. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang belum merencanakan upaya relokasi gedung sekolah yang terletak di bawa lereng Gunung Kelir tersebut.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menjelaskan sekolah tersebut merupakan satu-satunya SMP negeri untuk menampung para siswa dari sejumlah desa yang berada di lereng perbukitan Gunung Kelir.[irp posts=”3004″ name=”Pasca Longsor Gunung Kelir, SMPN 3 Banyubiru Sediakan Opsi PAT Susulan”]

“Kalau direlokasi ke tempat yang relatif aman pasti jarak sekolah menjadi lebih jauh, dikhawatirka nanti mereka tidak mau sekolah,” ungkapnya di Ungaran, Jumat (10/6/2022).

Menurut Katon, kondisi sosial masyarakat setempat yang umumnya hanya bermatapencaharian sebagai petani, juga masih banyak yang keberatan jika jarak sekolah putra- putri mereka jauh dari rumah.

“Sehingga kalau sampai warga di sekitar sekolah tersebut tidak mau sekolah, berarti anak- anak hanya akan tamat SD atau pendidikan dasar sembilan tahun pun tidak sampai tuntas,” ucapnya.

Terkait dengan peristiwa longsor pada Senin (6/6/2022), pihaknya telah meminta kepada pihak sekolah untuk mengurangi risiko yang lebih berat dengan memadatkan pelaksanaan tes penilaian akhir tahun (PAT). Pola pemadatan dilakukan agar waktu kegiatan siswa maupun para pengajar di sekolah tidak terlalu lama.

“Hal ini untuk mengantisipasi cuaca yang masih cenderung ekstrim, terutama setiap menjelang siang hari,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP