KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Atletik

Sebanyak 350 atlet master dari sembilan negara, termasuk Brunei, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, akan bersaing dalam Salatiga Masters Athletics Championships (SMAC III) 2024 yang diadakan untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga dan Hari Kemerdekaan RI. Setelah tertunda enam tahun akibat Pemilu dan pandemi, ajang ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda dan mempromosikan prestasi olahraga sepanjang usia.
Sejumlah Atlet Master dari 9 Negara Ikuti Salatiga Masters Athletics Championship
Sebanyak 350 atlet master dari sembilan negara, termasuk Brunei, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, akan bersaing dalam Salatiga Masters Athletics Championships (SMAC III) 2024 yang diadakan untuk menyemarakkan...
Polwan-Asal-Polres-Salatiga-ini-Sabet-4-Medali-di-Kejurnas-Atletik-Master
Keren!, Polwan Asal Polres Salatiga ini, Sabet 4 Medali di Kejurnas Atletik Master
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan salah seorang personel Polwan Polres Salatiga, Iptu Sapti Rahayu. Bagaimana tidak, Polwan yang kini berusia 56 tahun itu berhasil menyabet empat medali pada Kejurnas...

POPULER

DPC Partai Demokrat Salatiga melaporkan tiga kadernya ke DPD Jateng karena diduga tidak menjalankan kesepakatan pengembalian dana pasca Pileg 2024, baru-baru ini. Kasus ini berpotensi berujung PAW anggota DPRD, setelah berbagai mediasi internal tidak membuahkan hasil dan keputusan diserahkan ke tingkat provinsi
Partai Demokrat Salatiga Laporkan Tiga Kadernya ke DPD PD Jateng, Diduga karena Ingkar Janji
Forum PUSAKA Jawa Tengah membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat di Gedung Bank Indonesia Semarang pada Maret 2026 untuk merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah, dengan pengiriman extended abstract 2.500 kata serta peluang publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.
Forum PUSAKA Jateng 2026 Buka Call for Papers, Dorong Rekomendasi Kebijakan Ekonomi Daerah
Kebakaran melanda lima warung di Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (14/4/2026), diduga akibat aktivitas memasak gorengan. Api cepat merembet karena bangunan berbahan kayu, sementara petugas mengerahkan empat armada pemadam untuk memadamkan dan melakukan pendinginan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Diduga Lupa Matikan Kompor, Lima Warung Ludes Dilalap Api di Wujil Bergas

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved