RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab oleh warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.
Melalui prosesi sakral ini, masyarakat setempat berharap pergantian tahun baru Islam dapat membawa keberkahan, limpahan rezeki, serta kesehatan bagi seluruh warga.
Simbol Syukur dan Filosofi Kirab Gunungan Hasil Bumi Malam 1 Sura.
Kepada wartawan Jamjam Purnomo, panitya acara menjelaskan bahwa 11 gunungan berasal dari swadaya tiap RT, sementara satu gunungan persembahan dari Relawan Makam Shuufi.
Gunungan hasil bumi tersebut merupakan simbol ungkapan rasa syukur mendalam dalam penanggalan Jawa.
“Ke depan harapan kami warga diberi kesehatan dan keberkahan, serta kelimpahan rezeki bisa terus terjadi di lingkungan warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo ini yang diberikan Tuhan dari alam semesta, makanya gunungan ini menjadi simbol alam untuk bisa terus diberi kelimpahan rezeki,” ujarnya usai rangkaian Grebeg Malam 1 Sura.
Jamjam menambahkan, bentuk gunungan yang mengerucut ke atas juga memiliki filosofi keimanan yang vertikal kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus pengingat agar warga tetap bersyukur dan menjaga kerukunan antar sesama. Doa Bersama untuk Kedamaian Bangsa
“Bahkan dalam kegiatan doa sebelum grebeg yang kami lakukan, kesehatan, kelimpahan rezeki, dan keberkahan hidup tidak hanya untuk warga di lingkungan RW 04 Kelurahan Tegalrejo saja, tapi juga untuk seluruh warga se-Kelurahan Tegalrejo, masyarakat Salatiga, dan bangsa Indonesia dan semakin mempererat tali persaudaraan kita,” harapnya.









