[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Hujan Lebat

Tembok perumahan di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami jebol akibat curah hujan lebat pada Jumat (1/12/2023). Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material. Tembok yang roboh berada di dataran lebih tinggi, sementara bagian bawahnya merupakan pemukiman warga. Air dan material tanah bercampur bebatuan meluap ke pemukiman, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga dan merugikan pemilik rumah lainnya, seperti Suki. Ari Sastro Handoko, seorang warga, menyoroti pentingnya pondasi yang kuat dan saluran pembuangan air yang memadai dalam pembangunan perumahan.
Hujan Deras, Tembok Kolam Retensi Perumahan di Sidorejo Salatiga Jebol
Tembok perumahan di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami jebol akibat curah hujan lebat pada Jumat (1/12/2023). Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material....
Diguyur Hujan Lebat, Lereng Merbabu Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Dua Desa Terdampak
Diguyur Hujan Lebat, Lereng Merbabu Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Dua Desa Terdampak
Dua desa, Batur dan Tajuk di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami dampak serius akibat banjir bandang dan tanah longsor pada Jumat (24/11/2023). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana...

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved