[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Nelayan

ganjar-3-1-c
Nelayan Tegal Sulit Urus Izin Melait, Ganjar Langsung Telepon Menteri KKP
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menelpon Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat audiensi dengan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono di Kantornya, Selasa (8/1). Ganjar meminta Trenggono...
Cuaca Ekstrem, Nelayan Jawa Tengah Gagal Melaut
https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/02/20-19-1.mp3 RASIKAFM – Cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah mempengaruhi aktivitas nelayan. Puluhan ribu nelayan Jateng gagal...
Nelayan Jepara Diminta Melengkapi Kapal Dengan Alat Komunikasi Radio Maritim
Kapal nelayan. (Foto:ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif) https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/01/11-18-1.mp3 RASIKAFM – Nelayan di Kabupaten Jepara, diharapkan melengkapi kapalnya dengan alat...

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia