KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: PRSSNI

Pada Senin pagi jam 7, kebingungan melanda masyarakat ketika radio kesayangan tiba-tiba beralih menjadi stasiun lain, termasuk pendengar setia Radio Rasika. Sejumlah telepon masuk ke studio dengan pertanyaan apakah terjadi gangguan teknis, sementara sebagian lainnya mengirim pesan WhatsApp terkait isi siaran yang berbeda dan memuat stasiun radio lain. Ketua Pengurus Daerah PRSSNI Jawa Tengah, Abi Wahono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terkait program Radio Tertukar yang diinisiasi PRSSNI Pusat dalam rangka perayaan hari jadi PRSSNI ke-49. Program ini memperkenalkan siaran silang antara radio swasta di Jawa Tengah pada pukul 07.00–07.15 WIB, menciptakan kebingungan awal di kalangan pendengar, tetapi akhirnya diterima dan dinikmati dengan gembira.
Program Radio Tertukar HUT PRSSNI ke-49 Bikin Pendengar Bingung
Pada Senin pagi jam 7, kebingungan melanda masyarakat ketika radio kesayangan tiba-tiba beralih menjadi stasiun lain, termasuk pendengar setia Radio Rasika. Sejumlah telepon masuk ke studio dengan pertanyaan...

POPULER

Kecelakaan sepeda motor dan truk trailer menewaskan pengendara motor bernama Fajar di Jalan Raya Sruwen–Salatiga, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026) malam. Menurut Lingga Ramadhani dari Polres Semarang, insiden terjadi saat korban menghindari lubang dan oleng ke jalur truk.
Hindari Lubang, Pengendara Motor Tewas Terlindas Trailer di Tengaran
Operasi Tangkap Tangan KPK menjerat dua kepala daerah yakni Sudewo dan Fadia Arafiq di Jawa Tengah pada awal Maret 2026. Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan pejabat publik menjalankan pemerintahan bersih setelah kasus dugaan korupsi pengadaan di Pekalongan ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi melalui operasi tangkap tangan.
Dua Kepala Daerah Terjaring OTT, Ahmad Luthfi Minta Pejabat Publik Clean dan Good Government
Relokasi sementara warga terdampak longsor disiapkan oleh Ngesti Nugraha bersama Pemerintah Kabupaten Semarang di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur pada Rabu (4/3/2026). Langkah ini dilakukan karena pergerakan tanah mendekati permukiman, dengan menyiapkan lahan huntara, pemasangan EWS, serta pemantauan bersama instansi terkait.
Pemkab Semarang Siapkan Lahan 2,6 Hektare untuk Skenario Relokasi Warga Terdampak Longsor di Kalongan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved