URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penguatan pengamanan arus balik tahap kedua dilakukan Polres Semarang di jalur arteri wilayah Semarang pada Selasa (24/3/2026), dipimpin AKBP Ratna Quratul Ainy dengan mengerahkan Tim Car Lantas dan Car Kota guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pasca one way tol serta memberikan pelayanan cepat bagi pemudik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri

Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri

Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri

Kepadatan volume kendaraan terlihat di jalur arteri Semarang-Solo pada arus balik Lebaran, Selasa (24/3/2026) malam. Foto: win
Kepadatan volume kendaraan terlihat di jalur arteri Semarang-Solo pada arus balik Lebaran, Selasa (24/3/2026) malam. Foto: win
featured-img

RASIKA.COM | UNGARAN — Mengantisipasi lonjakan arus balik tahap kedua, jajaran Polres Semarang terus memperkuat pengamanan dan pelayanan lalu lintas, khususnya di jalur arteri yang kini menjadi fokus utama pasca pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way di jalan tol.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan Tim Car Lantas untuk bersiaga di sejumlah pos pengamanan dan titik rawan. Tim tersebut difokuskan untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, terutama bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.

“Tim Car Lantas kami fokuskan di pos-pos. Terutama bagi masyarakat yang mungkin mengalami trouble, petugas kami siap patroli dan memberikan bantuan secara langsung di lapangan,” ujarnya di Ambarawa, Selasa (24/3/2026) malam.

Selain itu, penguatan juga dilakukan dengan mengerahkan Tim Car Kota untuk membantu pengamanan di jalur arteri. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi meningkatnya beban lalu lintas di jalan non-tol, seiring adanya peralihan arus kendaraan akibat sistem one way.

“Tim Car Kota kami arahkan untuk membantu rekan-rekan di arteri, sehingga ada back up. Personel yang sebelumnya bertugas di tol kami geser untuk memperkuat jalur arteri,” jelasnya.

Menurutnya, kepadatan di jalur arteri tidak hanya dipicu oleh arus balik pemudik, tetapi juga meningkatnya mobilitas masyarakat yang berwisata maupun bersilaturahmi ke sanak saudara. Kondisi ini membuat volume kendaraan bercampur dalam satu waktu.

“Kebetulan saat ini semua masyarakat jadi satu, baik yang wisata, arus balik yang lebih awal, maupun yang masih berkunjung ke saudara. Karena itu, kami fokuskan pengamanan di arteri,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya memprediksi gelombang kedua arus balik masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Mengingat saat ini arus balik baru berlangsung selama dua hari dengan volume kendaraan yang sudah cukup tinggi.

“Kemungkinan gelombang kedua masih ada. Ini baru dua hari arus balik dan volumenya sudah tinggi. Kami akan terus mengantisipasi hingga gelombang kedua yang diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu (28-29/3/2026),” tegasnya.

Polres Semarang pun mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan apabila membutuhkan bantuan. (win)

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar