URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025

Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025

Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.
Foto dok IST
Wali Kota Salatiga memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Bertempat di Ruang Bhinneka Lantai 2 Gedung DPRD Kota Salatiga, Wali Kota Salatiga memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/03/2026) siang. Rapat tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, lurah se-Kota Salatiga, serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga telah merealisasikan APBD Tahun Anggaran 2025 melalui pelaksanaan 6 urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, 18 urusan wajib nonpelayanan dasar, 6 urusan pilihan, 5 fungsi penunjang, serta 1 urusan pemerintahan umum.

“Berikut kami sampaikan penjabaran target dan realisasi APBD Kota Salatiga Tahun Anggaran 2025. Data ini disusun sebelum proses audit oleh BPK. Pendapatan daerah tahun 2025 melampaui target, mencapai 101,63 persen, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar 104,66 persen. Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar 90,67 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Robby menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Salatiga berhasil meraih berbagai capaian positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 86,23—tertinggi di Jawa Tengah—didukung oleh angka Harapan Hidup (UHH) sebesar 78,75 tahun, pertumbuhan ekonomi 5,98 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 4,20 persen, serta tingkat pengangguran terbuka yang turun menjadi 3,86 persen.

“Kinerja Pemerintah Kota Salatiga mendapatkan apresiasi baik di tingkat nasional maupun regional. Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 berjalan dengan baik, dilihat dari capaian anggaran, prestasi, pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan secara umum,” imbuhnya.

Menanggapi dinamika permasalahan sampah di Kota Salatiga, Wali Kota juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat melalui gerakan “Masyarakat Terlibat Cerdas Kelola Sampah Salatiga (MASTERCLASS)” sebagai upaya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Sementara itu, Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa kepala daerah wajib menyampaikan LKPJ kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Berbagai capaian telah disampaikan dan diharapkan dapat menjadi indikator perkembangan Kota Salatiga. Selanjutnya, DPRD akan melakukan pembahasan LKPJ terkait capaian kinerja, program, kegiatan, serta pelaksanaan peraturan, hingga nantinya tersusun LKPJ final,” ungkapnya.

Sementara itu dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga, Direktur PDAM Kota Salatiga Imron Cahyadi SE dan Wakil Wali Kota Nina Agustin tidak terlihat.

Padahal diketahui, Rabu 25 Maret 2026 merupakan hari pertama Perkantoran seluruh Indonesia kembali aktif pasca libur panjang Lebaran 2025.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan