[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: raga

Menteri Perdagangan Sidak di Pasar Raya Salatiga, Temukan Harga Ayam Lebih Murah di Banding Ungaran
Inspeksi mendadak oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan di Pasar Raya 1 Salatiga mengungkapkan harga ayam yang lebih murah di kota ini dibandingkan dengan daerah lain. Harga berkisar antara Rp 35...
Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Halal Rumah Potong Hewan
Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Halal Rumah Potong Hewan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengakselerasi sertifikasi halal rumah potong hewan (RPH) dengan melibatkan santri sebagai juru sembelih halal. Penekanan pada kualitas produk terbaik dan pemenuhan syarat...
Luncurkan-Logo-Baru-Persada
Luncurkan Logo Baru Persada.id, Ganjar; Semangat Baru, Konten Baru
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap logo baru yang diluncurkan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) IV Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Persada.id) menjadi warna dan...

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting