KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: TBC

Penyakit Tuberculosis (TBC) masih menjadi tantangan besar di Indonesia, dengan negara ini berada di posisi kedua setelah India dalam jumlah kasus TBC terbanyak, diikuti oleh Cina, menurut Global TB Report 2023. Lembaga pemasyarakatan (lapas) dan pondok pesantren (ponpes) merupakan klaster penyumbang besar kasus TBC. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghoffar Rozin, menyatakan bahwa komunitas Nahdliyin masih memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan, yang terbukti dari tingginya kasus TBC di ponpes.
Ponpes Jadi Salah Satu Klaster TBC, Ketua PWNU Jateng: Fasilitas Puskestren Masih Minim
Penyakit Tuberculosis (TBC) masih menjadi tantangan besar di Indonesia, dengan negara ini berada di posisi kedua setelah India dalam jumlah kasus TBC terbanyak, diikuti oleh Cina, menurut Global TB Report...
Pemprov Jateng Raih Gelar Terbaik dalam Program TBC 2023
Pemprov Jateng Raih Gelar Terbaik dalam Program TBC 2023
Pemprov Jateng meraih gelar terbaik dalam implementasi Program Tuberkulosis (TBC) tahun 2023. Prestasi ini mencerminkan kinerja Provinsi Jawa Tengah yang secara aktif terlibat dalam mendeteksi kasus TBC...

POPULER

Kebijakan mempertahankan PPPK diambil Pemkab Semarang oleh Sekda Valeanto Soekendro di Ungaran, Senin (6/4/2026), sebagai respons meningkatnya belanja pegawai karena banyak PNS pensiun, dilakukan dengan menahan pengisian formasi kosong sambil menunggu kebijakan pemerintah pusat.
Pemkab Semarang Tahan Pengisian CPNS, Pilih Pertahankan PPPK
Forum PUSAKA Jawa Tengah membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat di Gedung Bank Indonesia Semarang pada Maret 2026 untuk merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah, dengan pengiriman extended abstract 2.500 kata serta peluang publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.
Forum PUSAKA Jateng 2026 Buka Call for Papers, Dorong Rekomendasi Kebijakan Ekonomi Daerah
Kebakaran melanda lima warung di Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (14/4/2026), diduga akibat aktivitas memasak gorengan. Api cepat merembet karena bangunan berbahan kayu, sementara petugas mengerahkan empat armada pemadam untuk memadamkan dan melakukan pendinginan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Diduga Lupa Matikan Kompor, Lima Warung Ludes Dilalap Api di Wujil Bergas

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved