URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bazar Ramadan di halaman Balai Kota Semarang menawarkan cabai dan bawang merah dengan harga murah sebesar Rp 1.000 per seperempat kilogram. Inisiatif ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang dan Bank Indonesia untuk membantu menekan inflasi yang biasanya meningkat pada saat Ramadan dan Hari Raya. Uang hasil penjualan cabai dan bawang merah tersebut akan disumbangkan ke PMI Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Inflasi, Bank Indonesia Jual Cabai dan Bawang Merah Rp 1.000 di Bazar Ramadan Semarang

Tekan Inflasi, Bank Indonesia Jual Cabai dan Bawang Merah Rp 1.000 di Bazar Ramadan Semarang

Tekan Inflasi, Bank Indonesia Jual Cabai dan Bawang Merah Rp 1.000 di Bazar Ramadan Semarang

Pemerintah Kota Semarang menggelar Bazar Ramadan 2023 melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang di Balaikota Semarang, Kamis -Jumat (13-14/4/2023

Pemkot Semarang

Pemerintah Kota Semarang menggelar Bazar Ramadan 2023 melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang di Balaikota Semarang, Kamis -Jumat (13-14/4/2023
featured-img

Semarang – Bazar Ramadan yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang bersama sejumlah stakeholder di halaman Balai Kota Semarang menawarkan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Salah satunya adalah cabai dan bawang merah yang disediakan oleh Bank Indonesia.

Dalam acara ini, masyarakat dapat membeli 1/4 kilogram cabai atau bawang merah dengan harga hanya Rp 1.000. Untuk pembayarannya, tersedia sistem pembayaran QRIS yang memudahkan transaksi.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, cabai dan bawang merah merupakan komoditas yang dapat memicu inflasi saat Ramadan dan Hari Raya. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menekan inflasi dengan menyediakan komoditas tersebut dengan harga yang terjangkau.

Diharapkan dengan adanya upaya tersebut, inflasi yang biasanya terjadi jelang Idulfitri dapat dikendalikan. Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan di masyarakat.

“Cabai dan bawang merah ini salah satu pemicu inflasi ketika Ramadan dan Hari Raya. Maka, kami operasi pasar murah dengan harga Rp 1.000 per seperempat kilogram,” terang Rahmat, usai pembukaan Bazar Ramadhan, Kamis (13/4/2023).

Uang yang didapatkan dari hasil penjualan tersebut, lanjut Rahmat, masuk ke PMI Jawa Tengah. Ini menjadi upaya Bank Indonesia membantu di bidang kemanusiaan.

Adapun suplai cabai dan bawang merah diambil dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten Demak. Langkah ini bagian dari upaya membantu petani memasarkan hasil pertanian mereka.

“Jadi, kami membantu Gapoktan sekaligus PMI, serta masyarakat untuk mendapat cabai dan bawang dengan harga murah,” katanya.

Selain turut serta dalam Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Semarang, Bank Indonesia juga berencana mengadakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi (GNPI) di Alun-Alun Johar pada Jumat (14/4/2023).

“GNPI ini ada tujuh kegiatan, diantaranya operasi pasar murah, digitalisasi farming, dan sebagainya. Besok baru kami gaungkan se-Jateng. Nanti ada Pak Ganjar dan Bu Ita,” terangnya.

Warga Gunungpati, Semarang, Yulianti mengatakan, tebus murah bawang dan cabai senilai Rp 1.000 sangat menguntungan bagi masyarakat. Apalagi menjelang Lebaran, cabai dan bawang sangat dibutuhkan.

“Biasanya kan kalau Lebaran masak-masak, butuh cabai dan bawang. Tapi, sayangnya hanya dua komoditas itu,” ucapnya.

Dia berharap, ada program tebus murah lagi dengan komoditi yang lain, misalnya bawang putih, cabai rawit, daging, dan telur. “Itu kan beberapa item yang sering diperlukan saat Lebaran,” tutupnya.

BACA JUGA :

Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran digital nasional melalui pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan perluasan QRIS. Hingga Juni 2026, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant, yang 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM. Sepanjang semester I-2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar dengan nilai Rp1,12 kuadriliun.
Kartu Kredit Indonesia Hadir, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Nasional
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat Semarang berawan dengan suhu 26,2°C, kelembapan 77% dan angin timur 12 km/jam. Hujan ringan lokal berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan sekitarnya.
22 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Lokal
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat Semarang...
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google...
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan
Pemanfaatan gas bumi di Semarang dan kawasan industri sekitarnya terus meningkat. PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatat volume penjualan gas di wilayah Semarang pada 2026 melonjak lebih dari 5.000 persen...
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh...

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara