URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penyidik dari Bareskrim Polri bersama Tim Khusus (Timsus) Mabes Polri yang dibentuk Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan dalam kasus penembakan Yosua Hutabarat alias Brigadir J oleh Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Timsus Mabes Polri Lakukan Olah TKP Lanjutan Kasus Penembakan Brigadir J di Magelang

Timsus Mabes Polri Lakukan Olah TKP Lanjutan Kasus Penembakan Brigadir J di Magelang

Timsus Mabes Polri Lakukan Olah TKP Lanjutan Kasus Penembakan Brigadir J di Magelang

Komplek perumahan elit Residence Cempaka Mertoyudan yang terletak di Sarangan, Banyurojo, Kecamatan Mertoyuda, Kabupaten Magelang dimana Tim Khusus (Timsus) Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan dalam kasus penembakan Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
featured-img

SEMARANG – Penyidik dari Bareskrim Polri bersama Tim Khusus (Timsus) Mabes Polri yang dibentuk Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan dalam kasus penembakan Yosua Hutabarat alias Brigadir J oleh Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Kali ini penyelidikan dilakukan di Kabupaten Magelang Jawa Tengah tepatnya di komplek perumahan elit Residence Cempaka Mertoyudan. Perumahan ini terletak di Sarangan, Banyurojo, Kecamatan Mertoyuda.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy membenarkan informasi ini. Namun, proses penyidikan dan pemeriksaan merupakan kewenangan penuh dari Tim Mabes Polri.

“Soal di Magelang penyidikan penuh dari Timsus Mabes. Dan Polda Jateng atau Polres Magelang hanya pengamanan saja,” ujar Iqbal melalui pesan singkat yang diterima, Selasa (16/8/2022).

Terkait hubungan lokasi yang dilakukan pemeriksaan dengan kejadian pembunuhan, Iqbal menyebut hal ini juga merupkan kewenangan Timsus. “Rumahnya siapa atau kepemilikan rumah nanti Timsus yang akan sampaikan,” imbuh Iqbal.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved