KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tol Semarang Demak Punya “LOS”, Teknologi Transaksi di Gerbang Tanpa Tempel Kartu

Tol Semarang Demak Punya “LOS”, Teknologi Transaksi di Gerbang Tanpa Tempel Kartu

Tol Semarang Demak Punya “LOS”, Teknologi Transaksi di Gerbang Tanpa Tempel Kartu

Direktur PT. PPSD Tol Semarang Demak (tengah)

Rasika FM – Sensasi lewat di gerbang tol tanpa taping kartu sudah diterapkan di tol Semarak (Semarang-Demak) sejak awal juli lalu, hingga saat ini pemilik kendaraan sudah makin banyak mengadopsi teknologi ini.

Direktur Utama PT.PP Semarang Demak Siswantono kepada Radio Rasika saat Talk show pada senin (15/7/2024) di studio Rasika mengatakan, “Pemilik kendaraan cukup mendaftar melalui website atau datang langsung ke kantor PPSD tol Semarang-Demak untuk pendaftaran dan pemasangan stiker yang dirancang khusus”.

LOS (Lajur Otomatis Tol Semarang Demak) adalah teknologi karya anak bangsa, saat ini hanya digunakan untuk kendaraan yang melintas di tol Semarak saja, yang bisa digunakan untuk kendaraan pribadi maupun kendaraan golongan II dan golongan III, baik perorangan atau Corporate.

Benefit yang didapatkan adalah bonus kuota trip, misalnya paket 2 minggu dengan kuota trip 22 kali, akan mendapat bonus trip 2kali.

Benefit bagi yang berlangganan untuk golongan 1 untuk 1 bulan dengan harga normal Rp.957.000 menjadi Rp.886.000, maka keuntungan sebesar Rp.71.000 dan sebagainya.

“untuk informasi lebih lengkap hubungi saja telpon 085 864 404 636” tukas Siswantono. (hrs)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]