URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ribuan warga memadati kawasan Kolam Tandu Harian (KTH) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Timo di Desa Tlompakan, Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Senin (5/8/2024) untuk mengikuti tradisi pembersihan sedimen yang sekaligus menjadi 'pesta' ikan. Kolam seluas 2,8 hektare ini menjadi tempat warga berburu beragam jenis ikan air tawar seperti patin, nila, tawes, dan ikan mas dengan menggunakan alat seperti jala dan seser. Setyo (53), warga Desa Watuagung, berhasil menangkap ikan mas seberat 8 kilogram dan ikan nila dalam jumlah banyak, yang rencananya akan diolah dan dikonsumsi bersama keluarganya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tradisi Kuras KTH PLTA Timo, Setyo Bawa Pulang Ikan Mas Seberat 8 Kg

Tradisi Kuras KTH PLTA Timo, Setyo Bawa Pulang Ikan Mas Seberat 8 Kg

Tradisi Kuras KTH PLTA Timo, Setyo Bawa Pulang Ikan Mas Seberat 8 Kg

Setyo, warga Watuagung membawa pulang ikan mas seberat 8 kilogram saat acara kuras KTH PLTA Timo, Tuntang, Senin (5/8/2024). Foto: win
Setyo, warga Watuagung membawa pulang ikan mas seberat 8 kilogram saat acara kuras KTH PLTA Timo, Tuntang, Senin (5/8/2024). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ribuan warga memadati kawasan Kolam Tandu Harian (KTH) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Timo, yang berlokasi di Desa Tlompakan, Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (5/8/2024). Pasalnya, di kolam seluas 2,8 hektare ini sedang diadakan pembersihan sedimen sekaligus menjadi tradisi warga untuk ‘pesta’ ikan.

Beragam jenis ikan air tawar mulai dari patin, nila, tawes, dan ikan mas menjadi buruan warga. Mereka yang telah siap dengan peralatan seperti jala, seser, dan sebagainya turun ke kolam untuk mengambil ikan.

Salah satunya adalah Setyo (53), warga Desa Watuagung. Ia yang datang sejak pagi bersama istrinya juga tak mau ketinggalan dalam acara ini. Usahanya tak sia-sia, ia berhasil mendapatkan ikan mas seberat 8 kilogram.

“Alhamdulillah rezeki nomplok. Tadi nebar jala dan bisa dapat sebesar ini,” kata Setyo girang.

Selain ikan mas, ia juga mendapatkan ikan nila dengan jumlah cukup banyak. Rencananya ikan-ikan yang ia dapatkan untuk diolah dan dikonsumsi bersama keluarganya.

“Ini yang paling besar, telurnya juga banyak,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Tlompakan, Sunardi menuturkan, kegiatan pengurasan ini dilakukan setiap tiga tahun sekali. Tujuannya untuk membersihkan endapan atau sedimen di dasar kolam.

“Kolam biar bersih dan tidak mengalami pendangkalan karena endapan lumpur,” ungkapnya.

Meski dilakukan pembersihan, kata Sunardi, hal ini tidak mengganggu operasional turbin PLTA yang menjadi sumber energi listrik primer untuk pulau Jawa dan Bali ini. Sebab, masih ada aliran air penggerak turbin yang bersumber dari pintu air di sebelah kolam.

“Nanti setelah kolam dibersihkan, langsung diisi lagi. Maksimal 5 hari sudah penuh dan bisa digunakan kembali,” terangnya.

Animo masyarakat dalam kegiatan pembersihan kolam kali ini sangat tinggi. Sebab, tiga tahun yang lalu masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19.

“Dari luar kota juga banyak yang ke sini, rekreasi sambil cari ikan. Mungkin ada sekitar 4.000 orang,” tuturnya.

Ikan-ikan ‘penghuni’ kolam ini sengaja dipelihara agar bisa dipanen saat kegiatan pembersihan. Tak ayal ukurannya juga besar dan menjadi buruan warga.

“Jumlahnya sekitar 25 ribu ekor. Ada yang nyari untuk dibawa pulang, ada juga yang sudah dapat dan dijual kepada warga yang datang,” paparnya. (win)

BACA JUGA :

Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7 persen. Edukasi, penagihan door to door, dan razia dilakukan untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.
Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Kerja bakti membersihkan makam Cungkup dan Mushala Al Mana digelar Rutan Salatiga, Rabu (18/2/2026), jelang Ramadan. Kepala Rutan Anton Adi Ristanto melibatkan warga binaan asimilasi untuk pembinaan sosial dan adaptasi. Kegiatan disertai pengawalan petugas serta persiapan program keagamaan selama bulan suci.
Petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga Bersihkan Makam Cungkup
Banjir merendam Lapas Purwodadi, Senin (16/2/2026), akibat luapan Sungai Lusi sejak dini hari. Kepala Lapas Erik Murdiyanto bersama jajaran bergerak cepat di Purwodadi mengamankan aset dan memastikan keamanan warga binaan tetap terkendali melalui koordinasi dengan TNI, Polri, PLN, dan BPBD hingga air berangsur surut.
Akibat Banjir Setinggi Lutut Lapas Purwodadi Terendam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia

INFOGRAFIS

TERKINI

Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7 persen. Edukasi, penagihan door to door, dan razia dilakukan untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.
Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?
Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7...
Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon di Jalan Ungaran–Mranggen depan Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (18/2/2026). BPBD Kabupaten Semarang bersama PLN, kepolisian, dan Perhutani menangani kejadian untuk mengamankan jaringan listrik dan membersihkan jalan demi mencegah risiko lanjutan.
Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Depan Pinusia Park Robohkan Tiga Tiang Listrik
Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon di Jalan Ungaran–Mranggen depan Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (18/2/2026). BPBD Kabupaten Semarang bersama PLN, kepolisian, dan Perhutani...
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Pemkab Semarang menerbitkan Surat Edaran pengaturan jam kerja ASN selama Ramadan 1447 H/2026 di Ungaran, Rabu (18/2/2026). Bupati Ngesti Nugraha menetapkan penyesuaian waktu masuk dan pulang bagi sistem...
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana menunjukkan barang bukti berupa celurit sepanjang 1,5 meter yang digunakan untuk tawuran dua kelompok pelajar, saat konferensi pers di ruang Condrowulan, Mapolres Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: win
Janjian Tawuran Lewat Instagram, Polres Semarang Amankan 2 Pelajar, Celurit Sepanjang 1,5 Meter Turut Disita
Satreskrim Polres Semarang mengamankan dua pelaku, termasuk seorang pelajar, terkait rencana tawuran bersenjata tajam di Jalan W.R. Supratman, Karangjati, Bergas, Selasa (10/2/2026) malam. Aksi direncanakan...
Kerja bakti membersihkan makam Cungkup dan Mushala Al Mana digelar Rutan Salatiga, Rabu (18/2/2026), jelang Ramadan. Kepala Rutan Anton Adi Ristanto melibatkan warga binaan asimilasi untuk pembinaan sosial dan adaptasi. Kegiatan disertai pengawalan petugas serta persiapan program keagamaan selama bulan suci.
Petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga Bersihkan Makam Cungkup
Kerja bakti membersihkan makam Cungkup dan Mushala Al Mana digelar Rutan Salatiga, Rabu (18/2/2026), jelang Ramadan. Kepala Rutan Anton Adi Ristanto melibatkan warga binaan asimilasi untuk pembinaan sosial...
Muat Lebih

POPULER

Tanah longsor menerjang Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/2/2026), akibat hujan deras. Warga terdampak dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau lokasi untuk percepatan penanganan. Pemkab melalui DPU dan BPBD memperbaiki talud, jalan, irigasi, serta menyalurkan bantuan guna mencegah risiko lanjutan.
Hujan Deras Picu Longsor di Lerep, Irigasi Jebol dan Rumah Warga Tertimbun Lumpur
Pecahan Uang Layak Edar
Praktis dan Terjadwal, Begini Cara Penukaran Uang Rupiah Lewat Layanan BI
Hujan deras memicu banjir dan longsor di Kalirejo Ungaran Timur serta Gogik dan Lerep Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (12/2/2026). Ketua DPRD Bondan Marutohening meninjau lokasi dan meminta Pemkab segera evaluasi mitigasi. Bencana dipicu curah hujan tinggi dan drainase tak mampu tampung limpasan air.
Hujan Deras Picu Bencana di Kalirejo dan Ungaran, Ketua DPRD Minta Pemkab Perkuat Mitigasi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved