URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan

Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan

Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat Siang, (17/07/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan Truk Wing Box Nomor Polisi B-9085-UXV dengan sebuah truk yang identitas nomor polisinya belum diketahui. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, Truk Wing Box yang dikemudikan Wahyono (46), warga Kabupaten Banyumas, melaju dari arah Salib Putih menuju Blotongan.

“Sesampainya di lokasi kejadian, di depan Truk Wing Box terdapat sebuah truk yang berhenti karena memberikan kesempatan kepada kendaraan di depannya untuk berbelok. Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat sehingga pengemudi Truk Wing Box tidak dapat menghindar dan menabrak bagian belakang truk tersebut,” jelas Henry

Akibat benturan tersebut, pengemudi Truk Wing Box, Wahyono, mengalami luka pada kaki sebelah kanan. Korban dalam kondisi sadar dan segera mendapatkan penanganan medis di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo Kota Salatiga.

Menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Salatiga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan situasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan kondisi korban di rumah sakit.

Kasat Lantas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, mengurangi kecepatan saat arus lalu lintas padat maupun mendekati persimpangan, serta tetap berkonsentrasi selama berkendara.

“Sebagian besar kecelakaan diawali karena kurangnya antisipasi terhadap kondisi lalu lintas di depan. Jaga jarak aman, hindari berkendara terlalu dekat dengan kendaraan lain, dan selalu utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” tegasnya.

Saat ini, kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :

Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan