KABAR RASIKA

Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital

Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital

Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital

M Noor Nugroho, Kepala KPw BI Jateng, Masyarakat diminta waspada kejahatan penipuan digital (Scam)

SEMARANG – Tingginya angka penipuan digital di Indonesia masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah menilai peningkatan kewaspadaan masyarakat menjadi langkah paling efektif untuk mencegah kerugian yang terus muncul akibat berbagai modus scam yang semakin berkembang.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, mengatakan kerugian akibat penipuan digital tidak bisa dianggap sepele. Dana yang dicuri pelaku umumnya merupakan tabungan atau hasil usaha yang dikumpulkan masyarakat dalam waktu yang tidak singkat.

“Uang yang hilang itu merupakan hasil kerja keras masyarakat selama bertahun-tahun. Ketika dana tersebut berhasil diambil pelaku, kerugiannya sangat besar bagi korban,” ujarnya saat media briefing di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis (25/6/2026).

Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) per 31 Mei 2026, tercatat sebanyak 579.459 laporan penipuan digital telah diterima dari berbagai daerah di Indonesia. Sejak lembaga tersebut mulai beroperasi pada November 2024, jumlah rekening yang dilaporkan terkait dugaan tindak penipuan mencapai 998.558 rekening.

Dari total laporan tersebut, sebanyak 515.554 rekening berhasil diblokir untuk mencegah perpindahan dana lebih lanjut. Selain itu, 120.115 nomor telepon yang diduga digunakan pelaku juga telah ditindaklanjuti.

IASC mencatat nilai dana yang berhasil diamankan mencapai Rp638,9 miliar. Namun, dana yang berhasil dipulihkan dan dikembalikan kepada korban baru sebesar Rp169,3 miliar.

Menurut Noor, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kecepatan pelaporan ketika masyarakat menyadari telah menjadi korban penipuan.

“Semakin cepat dilaporkan, semakin besar peluang dana bisa diselamatkan. Sebaliknya, jika terlambat, uang tersebut bisa langsung berpindah ke berbagai rekening lain atau bahkan dialihkan ke aset digital yang lebih sulit dilacak,” jelasnya.

Secara nasional, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan jumlah laporan penipuan digital terbanyak, yakni mencapai 464.502 kasus. Jawa Tengah sendiri menempati posisi keempat sebagai provinsi dengan laporan penipuan tertinggi.

Sepanjang periode tersebut, warga Jawa Tengah melaporkan sebanyak 69.402 kasus penipuan digital. Jumlah itu berada di bawah Jawa Barat yang mencatat 119.750 laporan dan Jawa Timur sebanyak 81.649 laporan.

Beragam modus digunakan pelaku untuk menjebak korban. Penipuan transaksi belanja online menjadi yang paling dominan dengan 77.740 laporan. Selain itu, praktik impersonation atau penyamaran dengan mengatasnamakan lembaga tertentu melalui telepon palsu tercatat sebanyak 47.260 kasus.

Modus lainnya meliputi penipuan investasi dengan 28.649 laporan, penipuan berkedok lowongan pekerjaan sebanyak 23.910 kasus, serta penipuan melalui media sosial yang mencapai 20.469 kasus.

Noor menegaskan bahwa korban penipuan digital berasal dari berbagai kalangan, sehingga tidak ada jaminan seseorang aman hanya karena memiliki tingkat pendidikan atau pengetahuan yang tinggi.

“Pelaku terus mengembangkan cara baru untuk meyakinkan korban. Karena itu, masyarakat harus selalu berhati-hati ketika menerima telepon, pesan, tautan, maupun tawaran yang terlihat mencurigakan,” katanya.

Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri perbankan, aparat penegak hukum, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat edukasi perlindungan konsumen serta literasi keuangan digital.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan dugaan penipuan kepada Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) agar proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang penyelamatan dana korban semakin besar.

Di tengah pertumbuhan transaksi digital yang terus meningkat, kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam mencegah kerugian akibat kejahatan siber yang kian kompleks

BACA JUGA :

Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

ganjil genap
Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
Kebijakan Ganjil-Genap di Jakarta yang telah berjalan sejak 2016 kembali dievaluasi karena dinilai belum menyelesaikan persoalan kemacetan secara menyeluruh. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas...
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Seorang pengendara sepeda motor berinisial Br (76), warga Sidorejo Lor, Salatiga, meninggal dunia setelah diduga terlindas truk Hino di Jalan Raya Suruh–Tingkir, Sabtu (3/10/2026) malam. Kecelakaan terjadi...
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan...
Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus mengikuti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis dalam kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa” di Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang digelar menjelang Hari Cerebral Palsy Sedunia ini melibatkan dokter gigi anak sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua tentang perawatan kesehatan gigi anak.
Senyum Sehat untuk Anak Istimewa, 100 Anak Difabel Ikuti Pemeriksaan Gigi Gratis
Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus mengikuti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis dalam kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa” di Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang...
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Pengurus DPC GEKRAFS Kota Salatiga resmi dilantik di Grand Wahid Hotel, Sabtu (3/10/2026), untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan membuka akses pasar bagi pelaku usaha. GEKRAFS Jawa Tengah menyebut...
Muat Lebih

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]