URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, bertekad menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu kota tujuan wisata religi di Jawa Tengah. Dalam upaya tersebut, beliau ingin menceritakan kisah-kisah ulama besar asal Kota Semarang menjadi story telling agar masyarakat semakin memahami perkembangan agama Islam di Kota Semarang. Pada acara Maulidurosul dan Haul KH Sholeh Darat ke-123, Mbak Ita juga mengingatkan peran dan sumbangsih KH Sholeh Darat untuk Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Ingin Jadikan Kota Semarang Sebagai Tujuan Wisata Religi

Wali Kota Semarang Ingin Jadikan Kota Semarang Sebagai Tujuan Wisata Religi

Wali Kota Semarang Ingin Jadikan Kota Semarang Sebagai Tujuan Wisata Religi

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, bertekad menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu kota tujuan wisata religi di Jawa Tengah. Dalam upaya tersebut, beliau ingin menceritakan kisah-kisah ulama besar asal Kota Semarang menjadi story telling agar masyarakat semakin memahami perkembangan agama Islam di Kota Semarang. Pada acara Maulidurosul dan Haul KH Sholeh Darat ke-123, Mbak Ita juga mengingatkan peran dan sumbangsih KH Sholeh Darat untuk Indonesia.
Foto:/IST
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu memberi sambutan di acara acara Maulidurosul dan Haul KH Sholeh Darat ke-123 di Pendopo Makam KH Sholeh Darat, Kompleks Pemakaman Bergota, Kota Semarang, Senin (1/5/2023).
featured-img

Semarang – Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memiliki tekad untuk menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu kota tujuan wisata religi di Jawa Tengah. Untuk mencapai tujuan tersebut, beliau berencana untuk menceritakan kisah-kisah ulama besar asal Kota Semarang melalui story telling. Diharapkan, hal ini akan semakin memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai perkembangan agama Islam di Kota Semarang.

“Harapannya, ini bisa menjadi salah satu wisata religi. Di Kota Semarang sendiri juga memiliki banyak ulama-ulama besar yang bisa dibuatkan story telling. Jadi masyarakat akan semakin tahu bagaimana perkembangan agama Islam di Kota Semarang,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu di Pendopo Makam KH Sholeh Darat di Kompleks Pemakaman Bergota, Kota Semarang, pada Senin (1/5/2023).

Pada acara Maulidurosul dan Haul KH Sholeh Darat ke-123 tersebut, Mbak Ita mengingatkan peran dan sumbangsih KH Sholeh Darat untuk Indonesia. Beliau adalah ulama luar biasa yang telah menjadi guru dari tokoh-tokoh nasional seperti pendiri Organisasi NU KH Hasyim Asyari, Pendiri Organisasi Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, dan tokoh perempuan RA Kartini. Oleh karena itu, KH Sholeh Darat menjadi panutan bagi masyarakat Kota Semarang.

Dalam momen haul KH Sholeh Darat yang berdekatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Semarang ke-476 pada (2/5/2023), Mbak Ita berharap keberkahan dari Allah SWT. Hal ini menjadi semangat untuk menjadikan Kota Semarang semakin luar biasa. Beliau juga menyampaikan harapan bahwa haul ini dapat memberi berkah kepada masyarakat Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang.

Terakhir, Makam KH Sholeh Darat telah beberapa kali mengalami pembangunan, terakhir melalui pemugaran yang telah diresmikan oleh Wali kota Semarang pada Jumat (10/3/2023). Pada acara tersebut, hadir juga PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kota Semarang dan Keluarga Besar dari KH Sholeh Darat.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved