KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Cempolorejo Semarang Diresahkan Teror Eksibionis, Pelaku Cari Target Mengendarai Motor

Warga Cempolorejo Semarang Diresahkan Teror Eksibionis, Pelaku Cari Target Mengendarai Motor

Warga Cempolorejo Semarang Diresahkan Teror Eksibionis, Pelaku Cari Target Mengendarai Motor

SEMARANG – Aksi eksibionis atau memperlihatkan kemaluan di depan orang kembali menggegerkan Kota Semarang. Kali ini, warga Cempolorejo, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat dibuat resah oleh pelaku yang mencari target atau korban dengan mengendarai sepeda motor.

Aksi yang dilakukan oleh pelaku melakukan perbuatan menjijikan itu cukup nekat. Pelaku mengendarai motor matic dengan pelat nomor yang belum diketahui itu saat melancarkan aksinya tanpa mengenakan helm ataupun masker untuk menutupi wajah bejatnya.

Terakhir kali pelaku melakukan aksinya di sebuah Gang Cempolorejo II, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat pada Kamis (12/5/2022) sekira pukul 12.30 WIB. Pelaku saat itu melakukan aksinya terhadap seorang wanita yang sedang duduk diatas motornya menunggu temannya di depan Kost Mr Djono.

Dalam rekaman CCTV, Pelaku awalnya mengendarai kendaraanya dari Pasar Karangayu berkeliling untuk mencari target. Kemudian setiba di depan Kost Mr Djono, Pelaku yang sudah melihat targetnya kemudian berpura-pura berhenti dan melakukan interaksi dengan korban.

Setelah memastikan situasi jalan aman dan dimungkinkan untuk melancarkan aksinya, Pelaku kemudian membuka celananya dan menunjukan alat vitalnya. Tak hanya disitu, saat hendak kabur, Pelaku juga berusaha untuk melakukan pelecehan seksual lainnya dengan memegang salah satu tubuh korban.

“Iya, sudah beberapa hari lalu kejadiannya. Korban usianya sekitar 25 tahun,” ujar penghuni kost, Luthfi saat ditemui, Selasa (17/5/2022).

Setelah ditelusuri, Pelaku yang diduga sama juga melakukan aksinya terhadap seorang siswi saat berjalan di Masjid Al-Kautsar Jalan Cempolorejo, Kelurahan Karangayu, Semarang Barat. Informasi yang diperoleh, Pelaku sudah melancarkan aksinya selama dua hari secara berturut-turut.

Aksi pertama dilakukan pada Rabu (11/5) disusul kejadian kedua pada Kamis (12/5) pada pukul 09.25 WIB dan 13.30 WIB. Dalam rekaman CCTV, Pelaku menghampiri seorang siswi yang sedang berada di Masjid Al Kautsar kemudian hendak menarik namun gagal karena beberapa temannya berdatangan.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dicky Hermansyah yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dengan menerjunkan Bhabinsa agar keresahan warga bisa terselesaikan.

“Saya sudah infokan dan perintahkan Bhabinsa untuk mencari info,” imbuhnya saat dikonfirmasi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]