[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Mei 17, 2022

Kepala-Dinkes-Kabupaten-Semarang-Dwi-Syaiful-Nur-Hidayat
Waspada Hepatitis Akut, Anak-anak Diimbau Bawa Bekal Makanan Sendiri
Kasus kematian pada anak akibat penyakit hepatitis akut telah ditetapkan statusnya sebagai kejadian luar biasa (KLB). Hal itu membuat masyarakat terutama para orang tua khawatir karena penyakit yang menyerang...
Warga Cempolorejo Semarang Diresahkan Teror Eksibionis, Pelaku Cari Target Mengendarai Motor
Aksi eksibionis atau memperlihatkan kemaluan di depan orang kembali menggegerkan Kota Semarang. Kali ini, warga Cempolorejo, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat dibuat resah oleh pelaku yang...
Buka Forda, Wawali Salatiga Beri Dua Catatan Penting Dan Meminta Maaf
Sedikitnya 341 peserta mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Tingkat Kota Salatiga Tahun 2022. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota, Dr. Muh Haris, M.Si, di Halaman Gedung KORPRI,...

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar