URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di pesisir Semarang mencapai puncaknya pada Rabu, 1 Juli 2026 pukul 09.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air laut 1,0 meter. Kondisi ini berpotensi meningkatkan genangan rob di wilayah pesisir, terutama saat aktivitas pelabuhan dan kawasan pantai berlangsung bersamaan dengan pasang maksimum.

Mbak Google

INFO BMKG

01 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

01 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

01 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

featured-img

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi maritim di Perairan Semarang–Demak pada Rabu, 1 Juli 2026, secara umum masih cukup kondusif. Meski demikian, masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah diminta mewaspadai periode pasang laut maksimum yang terjadi pada pagi hingga menjelang siang karena berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di wilayah rendah pesisir.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut meningkat secara bertahap dari 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB, kemudian mencapai Mean Sea Level (MSL) sebesar 0,6 meter pada pukul 04.00 WIB. Ketinggian air terus bertambah hingga mencapai 0,9 meter pada pukul 07.00–08.00 WIB, lalu mencapai puncak pasang tertinggi sebesar 1 meter pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Setelah periode puncak tersebut, muka air laut mulai menurun secara perlahan menjadi 0,9 meter pada pukul 11.00–13.00 WIB, turun menjadi 0,8 meter pada pukul 14.00 WIB, kemudian terus berkurang hingga 0,6 meter pada pukul 17.00 WIB atau kembali berada di sekitar MSL. Pada malam hari, tinggi muka air laut terus mengalami penurunan hingga mencapai 0,2 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB, yang menjadi kondisi surut terendah dalam sehari.

Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak menunjukkan kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 25–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 64–80 persen. Kecepatan angin berada pada kisaran 6–10 knot dengan hembusan maksimum mencapai 17–21 knot, sehingga aktivitas pelayaran masih perlu memperhatikan perubahan angin terutama pada pagi dan malam hari.

BMKG juga memperkirakan tinggi gelombang laut berkisar 0,5–1,25 meter, termasuk kategori rendah hingga sedang dan relatif aman untuk sebagian besar aktivitas pelayaran lokal. Kecepatan arus laut diprakirakan berada pada kisaran 0,65–0,95 knot, dengan arah arus dominan bergerak ke sektor barat pada periode prakiraan lanjutan. Suhu permukaan laut tercatat sekitar 29–30 derajat Celsius, mendukung kondisi perairan yang relatif stabil.

Dengan kombinasi pasang maksimum 1 meter, gelombang yang masih tergolong rendah, serta kondisi cuaca yang didominasi cerah berawan, potensi gangguan maritim diperkirakan lebih banyak berasal dari peningkatan muka air laut di kawasan pesisir. Wilayah pesisir Kota Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas, kawasan tambak, permukiman pesisir, serta akses jalan yang berada di dataran rendah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan genangan rob, terutama pada rentang 09.00–10.00 WIB.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 27 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Sore hingga awal malam, wilayah pegunungan tengah berpotensi hujan ringan, sementara kondisi musim kemarau meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
27 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan dengan potensi hujan ringan di pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
26 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Gaya hidup nontunai semakin diminati masyarakat Jawa Tengah selama Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 pada 11–17 Agustus. Bank Indonesia mencatat 33.087 transaksi QRIS dengan nilai Rp149,78 juta, didukung...
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran...
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan...
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan...
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Paguyuban PKL Setia Kawan menggelar peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus HUT ke-24 paguyuban di kawasan Pasaraya Satu, Kota Salatiga, Minggu (30/8/2026) sore. Kegiatan diisi berbagai perlombaan,...
Muat Lebih

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved