BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut laut dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak yang berlaku pada Rabu, 3 Juni 2026. Secara umum, kondisi perairan Laut Jawa di pesisir utara Jawa Tengah diprakirakan masih relatif aman untuk aktivitas maritim lokal, meski masyarakat pesisir diminta mewaspadai fase pasang maksimum pada siang hari.
Data pasang surut menunjukkan tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3–0,4 meter. Ketinggian air laut kemudian meningkat secara bertahap sejak pukul 04.00 WIB dan melampaui Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter mulai pukul 05.00 WIB.
Puncak pasang laut diprakirakan terjadi pada rentang pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter. Setelah periode tersebut, muka air laut mulai turun menjadi 0,8 meter pada pukul 15.00–16.00 WIB dan terus berangsur surut hingga mencapai 0,2 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB.
BMKG mencatat pola pasang harian menunjukkan kenaikan signifikan dari pagi menuju siang hari sebelum kembali turun pada malam hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di wilayah pesisir rendah, kawasan tambak, akses pelabuhan, serta permukiman yang berada dekat garis pantai Semarang dan sekitarnya.
Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak didominasi kondisi berawan tebal pada pagi hari, kemudian berawan hingga cerah berawan pada siang hari. Hujan ringan diprakirakan berpotensi terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.
Suhu udara berkisar antara 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 66–81 persen. Angin bertiup dengan kecepatan 7–10 knot dan hembusan maksimum mencapai 19 knot. Kecepatan arus laut berkisar 0,72–1,02 knot dengan arah dominan ke barat daya.
Gelombang laut di Perairan Semarang–Demak diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang. Untuk periode 4–5 Juni 2026, kondisi cuaca laut masih didominasi berawan tebal hingga udara kabur dengan suhu permukaan laut sekitar 31 derajat Celsius dan kecepatan arus mencapai 1,17 knot.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, operator kapal kecil, serta pelaku aktivitas pelabuhan untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut terbaru. Pemantauan diperlukan terutama saat periode pasang maksimum berlangsung guna mengantisipasi dampak rob maupun gangguan aktivitas di wilayah pesisir utara Jawa Tengah.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Rabu, 03 Juni 2026 pic.twitter.com/YpmmUkFDw4
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) June 2, 2026
