URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir Semarang dan pantai utara Jawa Tengah, terutama saat cuaca perairan cenderung berawan tebal.

Mbak Google

INFO BMKG

12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter

featured-img

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut laut dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak dan Laut Jawa bagian tengah pada Jumat, 12 Juni 2026. Berdasarkan data prakiraan harian, kondisi pasang maksimum diperkirakan terjadi dua kali dalam sehari dengan ketinggian muka air laut mencapai 0,8 meter.

Data pasang surut menunjukkan tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB. Ketinggian air kemudian meningkat secara bertahap menjadi 0,6 meter pada pukul 04.00 WIB dan terus naik hingga mencapai pasang maksimum 0,8 meter pada pukul 07.00–08.00 WIB.

Setelah sempat turun ke kisaran 0,7 meter pada siang hari, muka air laut kembali meningkat dan mencapai puncak pasang kedua sebesar 0,8 meter pada pukul 14.00–16.00 WIB. Kondisi ini menunjukkan pola pasang ganda yang berpotensi meningkatkan genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Kota Semarang, kawasan pelabuhan, tambak, dan jalur pesisir pantai utara Jawa Tengah.

Memasuki malam hari, tinggi muka air laut diprakirakan mulai mengalami penurunan secara bertahap hingga mencapai titik surut terendah sekitar 0,2 meter pada pukul 23.00–24.00 WIB. Garis Mean Sea Level (MSL) dalam prakiraan berada di kisaran 0,6 meter.

Sementara itu, kondisi cuaca maritim di wilayah Perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi cuaca berawan tebal sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 27 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 72 hingga 86 persen.

Kecepatan angin di wilayah pesisir dan laut berkisar 5–9 knot dengan hembusan maksimum mencapai 19 knot pada siang hari. Arah arus laut dominan bergerak ke barat daya hingga selatan dengan kecepatan sekitar 0,65–1,02 knot.

BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang laut di Perairan Semarang–Demak berada pada kisaran 0,1 hingga 1,25 meter. Gelombang relatif rendah terjadi pada pagi hingga siang hari, sedangkan peningkatan gelombang hingga kategori rendah–sedang diprakirakan berlangsung mulai sore hingga malam hari.

Kondisi cuaca maritim dan pasang maksimum tersebut masih memungkinkan aktivitas pelayaran lokal dan nelayan berlangsung, namun masyarakat pesisir, pengguna jasa pelabuhan, dan pelaku aktivitas laut diminta tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim, terutama pada jam-jam pasang tertinggi yang berpotensi memicu genangan rob di wilayah pesisir Semarang dan sekitarnya.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

22 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16
22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
22 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
21 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16
21 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 21 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.40 WIB menunjukkan suhu udara Semarang 24,8 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
21 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari

TERKINI

Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Sebanyak 112 peserta Sekolah Lansia "Pancasila" Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, diwisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu (22/7/2026). Wisuda menandai selesainya...
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka....
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix...
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026....
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi...
Muat Lebih

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta