URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) kota Salatiga bekerja sama dengan Polres Salatiga lakukan penyemprotan kandang Sapi, langkah ini untuk mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku hewan ternak di Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

126 Sapi Terkena PMK, Dispangtan Salatiga Lakukan Penyemprotan

126 Sapi Terkena PMK, Dispangtan Salatiga Lakukan Penyemprotan

126 Sapi Terkena PMK, Dispangtan Salatiga Lakukan Penyemprotan

Petugas Dispangtan saat lakukan penyemprotan dikandang Sapi Kelompok Tani Rukun Santoso, kamis 7 juli 22 (Poto dok hanes)
Petugas Dispangtan saat lakukan penyemprotan dikandang Sapi Kelompok Tani Rukun Santoso, kamis 7 juli 22 (Poto dok hanes)
featured-img

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) kota Salatiga bekerja sama dengan Polres Salatiga lakukan penyemprotan kandang Sapi, langkah ini untuk mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku hewan ternak di Kota Salatiga. (Kamis 7.7.22)

Kepala Dispangtan Kota Salatiga, Henny Mulyani menjelaskan penyemprotan kali ini difokuskan ke kandang yang ada di Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga.

“Seperti kita ketahui bahwa penyemprotan ini merupakan program nasional dengan melibatkan semua unsur,” kata Henny.

Ia menambahkan Upaya yang dilakukan Dinas dalam penanganan sudah membuahkan hasil.

“Alhamdulillah dengan kerja sama berbagai pihak dalam penanganan, produksi sapi juga sudah baik,” ungkapnya.

Menurutnya, angka hewan sapi yang sakit PMK tinggal 126 ekor.

“Mudah mudahan berangsur pulih, untuk total hewan ternak terkena PMK awalnya ada 500 an ekor lebih dan yang mati saat ini ada sembilan,” paparnya.

Keterangan Video:
– Kepala Dispangtan saat diwawancarai media
– Kapolres Salatiga saat memberikan keterangan media

Sementara itu, Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana menambahkan kondisi ternak yang ada di Kelompok Tani Rukun Santoso Satu terlihat sehat.

“Selain kegiatan penyemprotan desinfektan ke setiap kandang, kita juga melihat satu per satu kondisi sapi yang ada di kandang tersebut,” kata AKBP Indra Mardiana.

Pihaknya berharap semoga sapi yang ada di Kota Salatiga cepat membaik.

“Besar harapan dengan kegiatan ini, semoga kondisi sapi cepat sehat dan baik serta produksi dari sapi ini semakin meningkat sehingga taraf hidup kelompok tani ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga