KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Mei 26, 2023

Acara wisuda dan pelepasan lulusan SMKN Jawa Tengah pada Kamis (25/5/2023) disertai dengan isak tangis yang memenuhi ruangan, baik dari siswa maupun orang tua. Dari total 258 lulusan tahun ini, sekitar 60-70 persen di antaranya telah berhasil terserap di dunia kerja.
Bangga dan Bahagia: Kisah Sukses Lulusan SMKN Jawa Tengah
Acara wisuda dan pelepasan lulusan SMKN Jawa Tengah pada Kamis (25/5/2023) disertai dengan isak tangis yang memenuhi ruangan, baik dari siswa maupun orang tua. Dari total 258 lulusan tahun ini, sekitar...
Pemkot Semarang Berencana Kembangkan Kecamatan Tugu Jadi Kawasan Investasi Baru
Pemkot Semarang Berencana Kembangkan Kecamatan Tugu Jadi Kawasan Investasi Baru
Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang, berencana mengembangkan wilayah Kecamatan Tugu sebagai kawasan investasi baru. Dalam waktu yang akan datang, wilayah pesisir Barat Kota Semarang ini akan...

POPULER

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, mendesak Pemkab Semarang mempercepat penanganan banjir dan longsor di Kalongan, Susukan–Kutilang, Lerep, Nyatnyono, dan Blanten, Jumat (27/2/2026). Ia meminta pengerukan Sungai Kaligung serta perbaikan jalan terdampak karena sedimentasi dan cuaca ekstrem. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan BBWS dan instansi terkait.
Longsor dan Banjir Ancam Permukiman, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Penanganan Segera
Video komplain program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Dukuh 05 Salatiga menjadi perhatian publik. Kepala sekolah Jumarti menjelaskan keluhan menu telah beberapa kali disampaikan kepada penyedia. Peristiwa itu terjadi di Salatiga dan viral pada Senin (2/3/2026). Evaluasi dilakukan dengan perbaikan menu serta kontrol kualitas makanan.
Viral di Medsos, Kepala SDN Dukuh Salatiga Tolak Menu MBG
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved