URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lonjakan pembelian bunga terjadi di Terminal Wisata Bandungan Indah, Kabupaten Semarang, Kamis (19/3/2026), oleh warga dari berbagai daerah menjelang Idulfitri, untuk kebutuhan ziarah dan hiasan rumah, dengan beragam pilihan bunga dijual terjangkau sehingga aktivitas pasar meningkat signifikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Bunga Bandungan

Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Bunga Bandungan

Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Bunga Bandungan

Menjelang Lebaran, Pasar Bunga Bandungan, kompleks Terminal Wisata Bandungan Indah, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang diserbu para pembeli, Kamis (19/3/2026). Foto: win
Menjelang Lebaran, Pasar Bunga Bandungan, kompleks Terminal Wisata Bandungan Indah, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang diserbu para pembeli, Kamis (19/3/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ribuan warga memadati pelataran parkir Terminal Wisata Bandungan Indah, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (19/3/2026). Mereka berburu aneka bunga tabur dan bunga hias untuk kebutuhan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Sejak pagi, kawasan tersebut tampak ramai dipenuhi pembeli dari berbagai daerah. Beragam jenis bunga dijajakan pedagang, mulai dari krisan, mawar, sedap malam, hingga aster dengan harga yang bervariasi dan relatif terjangkau.

Salah satu pedagang bunga, Luluk, mengatakan jenis bunga yang dijual cukup lengkap. “Ada sedap malam, mawar, bunga peacock, krisan, lengkap. Harganya mulai dari Rp10.000, Rp15.000, sampai Rp40.000,” ujarnya.

Menurutnya, permintaan bunga meningkat menjelang Lebaran, terutama untuk keperluan ziarah makam. “Paling banyak dibeli sedap malam sama buket bunga. Biasanya untuk nyekar,” tambahnya.

Ia mengaku sudah lima hari berjualan dan kondisi pasar terus ramai setiap harinya. Selain untuk ziarah, bunga juga banyak dibeli sebagai hiasan rumah. Bunga campuran menjadi pilihan favorit, dengan harga per ikat berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000.

Pedagang lainnya, Monica, menuturkan bunga yang dijual di antaranya aster, mawar, dan krisan. “Kalau mawar per tangkai Rp5.000, mawar holland isi 20 tangkai Rp60.000, krisan Rp30.000,” jelasnya.

Ia menyebut mawar menjadi jenis bunga yang paling diminati pembeli. “Paling banyak mawar. Biasanya untuk makam atau hiasan ruang tamu,” katanya.

Monica yang telah lima tahun berjualan di lokasi tersebut menilai tingkat keramaian tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. “Hampir sama sih, tetap ramai,” bebernya.

Tak hanya bunga potong, sejumlah pedagang juga menjual bunga tabur untuk kebutuhan nyekar. Satu tenggok bunga tabur berbahan mawar merah segar dijual dengan harga sekitar Rp300.000.

Salah seorang pembeli, Sri Suharti, mengaku rutin membeli bunga di Bandungan setiap menjelang Lebaran. Ia biasanya membeli bunga tabur untuk ziarah makam keluarga, serta bunga potong seperti krisan dan sedap malam untuk mempercantik rumah.

“Kalau bunga tabur untuk nyekar, kalau bunga potong buat ditaruh di ruang tamu, biar lebih indah saat menyambut tamu Lebaran,” ujarnya.

Meningkatnya aktivitas jual beli bunga ini menjadi tradisi tahunan masyarakat menjelang Idulfitri, seiring kebiasaan ziarah dan mempercantik rumah dalam menyambut hari kemenangan. (win)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum