URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Imbauan takbiran sederhana disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Rabu (18/3/2026), kepada masyarakat menjelang Idulfitri, agar menjaga ketertiban dengan membatasi takbir keliling, menghindari konvoi dan petasan, serta meningkatkan pengawasan demi menciptakan suasana aman dan kondusif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang: Takbir Keliling Jangan Pakai Sound Horeg, Rutenya Lokalan Saja

Bupati Semarang: Takbir Keliling Jangan Pakai Sound Horeg, Rutenya Lokalan Saja

Bupati Semarang: Takbir Keliling Jangan Pakai Sound Horeg, Rutenya Lokalan Saja

Ilustrasi. Foto: Dok/.IST
Ilustrasi. Foto: Dok/.IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran Idulfitri 2026 secara sederhana dan tetap mengutamakan keamanan serta ketertiban.

Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang melibatkan jajaran kepolisian, TNI, serta DPRD Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

Ngesti menegaskan, kegiatan takbir keliling tetap diperbolehkan, namun dengan batasan tertentu. Ia berharap masyarakat cukup melaksanakan takbir keliling di lingkungan lokal, seperti tingkat desa, guna menghindari potensi gangguan keamanan.

“Kami harapkan takbir keliling cukup dilakukan di wilayah masing-masing, tidak perlu jauh-jauh. Selain itu, hindari penggunaan sound system berlebihan dan tetap dilaksanakan secara sederhana,” ujarnya di Ungaran, Rabu (18/3/2026) malam.

Ngesti juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan konvoi yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, insiden senggolan antar kendaraan kerap terjadi dan berujung konflik.

Selain itu, penggunaan petasan dan mercon secara tegas dilarang. Ia mengungkapkan bahwa jajaran Polres Semarang telah menindak pelanggaran terkait peredaran bahan peledak ilegal, termasuk penangkapan pelaku yang menjual bahan mercon hingga beberapa kilogram.

“Kami minta jangan sampai ada yang menyalakan petasan besar. Ini sangat berbahaya dan bisa mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ngesti berharap perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung aman dan terbebas dari bencana. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, khususnya dalam membantu para pemudik yang kembali ke kampung halaman.

Tak hanya itu, peran orang tua juga menjadi perhatian penting. Ngesti mengimbau agar pengawasan terhadap anak-anak diperketat, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam aktivitas negatif seperti perang sarung, penyalahgunaan narkoba, hingga balap liar.

“Kami minta orang tua ikut mengawasi anak-anaknya agar tidak terpengaruh hal-hal yang merugikan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga