[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Mbak Google

INFO BMKG

29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB

Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani Semarang pada pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Semarang terpantau cerah berawan. Suhu udara tercatat 26,2°C dengan kelembapan udara 65 persen. Angin berhembus dari arah tenggara dengan kecepatan 5 km/jam.

Untuk wilayah Semarang, BMKG memprakirakan cuaca pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi cuaca diprediksi berawan. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 27–34°C, sedangkan kelembapan udara berkisar 45–75 persen.

Secara umum, cuaca Jawa Tengah juga diprakirakan cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Pada sore hingga awal malam, kondisi berawan berpotensi mendominasi sejumlah wilayah. Dalam prakiraan kali ini, BMKG tidak mencantumkan potensi hujan maupun peringatan cuaca ekstrem.

Meski demikian, BMKG memberikan kewaspadaan terhadap potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi musim kemarau. Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar kawasan vegetasi kering dan lahan terbuka, perlu menghindari aktivitas yang dapat memicu api serta memperhatikan kondisi lingkungan.

Di wilayah perairan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diprakirakan mencapai 0,5–1,25 meter. Sementara itu, gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah diperkirakan lebih tinggi, yakni 1,25–2,5 meter.

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 18 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 81%, dengan angin tenggara 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di Semarang Selatan serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 17 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,5°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah berawan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
17 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 14 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 67%, dengan angin tenggara 8 km/jam. Kondisi tersebut dipengaruhi pola cuaca musim kemarau yang masih berlangsung di wilayah Jawa Tengah.
14 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Polres Semarang mengamankan lima orang yang diduga terlibat upaya penjambretan terhadap perempuan di Dusun Panggang, Desa Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jumat (18/9/2026). Upaya perampasan gagal setelah korban melawan dan tiga pelaku terjatuh di jalan licin, kemudian diamankan polisi untuk mencegah amukan massa serta diproses sesuai ketentuan hukum.
Gagal Jambret Tas, Tiga Pelaku Terjatuh dan Diamuk Warga di Kaliwungu, Motor Dibakar
Polres Semarang mengamankan lima orang yang diduga terlibat upaya penjambretan terhadap perempuan di Dusun Panggang, Desa Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jumat (18/9/2026). Upaya perampasan gagal setelah...
97 Tahun LP Ma’arif NU, Dari Semarang untuk Pendidikan
97 Tahun LP Ma’arif NU, Dari Semarang untuk Pendidikan
LP Ma’arif NU memperingati hari lahir ke-97 pada 19 September 2026, menandai keputusan pembentukan wadah pendidikan NU dalam Muktamar Ke-4 NU di Semarang pada 19 September 1929. Momentum tersebut menjadi...
Harlah ke-97 LP Ma’arif NU di Jawa Tengah diperingati dengan beragam kegiatan pada September 2026, mulai seminar pendidikan, workshop guru, kompetisi siswa dan guru, perkemahan, kegiatan sosial hingga pembangunan sarana pendidikan. Rangkaian kegiatan digelar PW Ma’arif Jateng bersama cabang di berbagai kabupaten dan kota untuk memperkuat guru, siswa, serta kelembagaan pendidikan.
Bukan Sekadar Tasyakuran, Ini Semarak Harlah ke-97 LP Ma’arif NU di Jawa Tengah
Harlah ke-97 LP Ma’arif NU di Jawa Tengah diperingati dengan beragam kegiatan pada September 2026, mulai seminar pendidikan, workshop guru, kompetisi siswa dan guru, perkemahan, kegiatan sosial hingga...
Seorang satpam berinisial S (49) ditemukan meninggal dunia di ruang penjagaan SPPG Yayasan Cipta Pangan Sejahtera, Sawahan, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (19/9/2026) pagi. Polres Salatiga segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat untuk melakukan pengecekan, olah TKP, pemeriksaan medis, dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Satpam SPPG Kecandran ditemukan Meninggal, Ada apa dengan MBG?
Seorang satpam berinisial S (49) ditemukan meninggal dunia di ruang penjagaan SPPG Yayasan Cipta Pangan Sejahtera, Sawahan, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (19/9/2026) pagi. Polres Salatiga...
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa telah mencapai 100 persen pekerjaan fisik dan rampung menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi. Ruas tol ini dipersiapkan untuk beroperasi pada akhir 2026 setelah rangkaian ULFO pada 28 Agustus–4 September 2026, sementara pengadaan tanah Seksi 5 Ambarawa-Temanggung masih sekitar 58 persen.
Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Rampung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa telah mencapai 100 persen pekerjaan fisik dan rampung menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi. Ruas tol ini dipersiapkan untuk beroperasi...
Muat Lebih

POPULER

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa telah mencapai 100 persen pekerjaan fisik dan rampung menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi. Ruas tol ini dipersiapkan untuk beroperasi pada akhir 2026 setelah rangkaian ULFO pada 28 Agustus–4 September 2026, sementara pengadaan tanah Seksi 5 Ambarawa-Temanggung masih sekitar 58 persen.
Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Rampung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
[pekok2]