BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan cuaca maritim dan pasang surut harian untuk wilayah Perairan Semarang–Demak dan Laut Jawa bagian utara Jawa Tengah pada Jumat, 29 Mei 2026. Data menunjukkan kondisi perairan relatif tenang, namun pasang laut maksimum diprakirakan terjadi pada pagi hingga menjelang siang hari.
Berdasarkan grafik pasang surut harian, tinggi muka air laut mulai meningkat sejak dini hari dari level 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB menjadi 0,6 meter pada pukul 05.00 WIB. Ketinggian air laut kemudian terus naik hingga mencapai puncak pasang maksimum 0,8 meter pada pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Setelah periode puncak pasang, muka air laut berangsur turun ke kisaran 0,7 meter pada siang hingga sore hari. Penurunan lebih signifikan diprakirakan terjadi mulai malam hari, dengan surut terendah mencapai sekitar 0,3 meter pada pukul 23.00 WIB hingga tengah malam. Mean Sea Level (MSL) tercatat berada di kisaran 0,6 meter.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah pesisir rendah di Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan kawasan pantai utara Jawa Tengah, terutama pada area tambak, pelabuhan, permukiman pesisir, serta jalur aktivitas nelayan yang rawan terdampak rob saat pasang maksimum berlangsung.
Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 61–84 persen.
Angin permukaan bertiup dengan kecepatan 4–11 knot, sedangkan kecepatan hembusan maksimum atau gust mencapai 21 knot pada pagi hari. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya hingga selatan dengan kecepatan berkisar 0,65–1,13 knot.
BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang laut berada pada kategori rendah, yakni sekitar 0,1–0,5 meter di Perairan Semarang–Demak. Namun, pada 31 Mei 2026, tinggi gelombang di Laut Jawa bagian utara Jawa Tengah berpotensi meningkat hingga 0,5–1,25 meter seiring perubahan kondisi angin dan dinamika atmosfer maritim.
Masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, dan pengguna jasa transportasi laut diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut terbaru dari BMKG, terutama saat periode pasang maksimum pada pagi hingga siang hari guna mengantisipasi potensi genangan rob dan gangguan aktivitas di kawasan pesisir.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Jumat, 29 Mei 2026 pic.twitter.com/wq0A9eJUWg
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) May 28, 2026
