URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 14 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Semarang bagian selatan serta kawasan pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga malam hari.

Mbak Google

INFO BMKG

14 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan

14 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan

14 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:30 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:30 WIB
featured-img

Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang mencatat kondisi cuaca di Kota Semarang pada pukul 05.30 WIB berada dalam kondisi berawan. Suhu udara terukur mencapai 26,8°C dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 98 persen. Sementara itu, kondisi angin terpantau tenang atau calm pada saat pengamatan dilakukan.

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Semarang pada pagi hingga siang hari didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diprediksi umumnya berawan dengan potensi hujan ringan, terutama di wilayah Semarang bagian selatan. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 3 hingga 27 km/jam. Suhu udara diprakirakan berada pada rentang 27 hingga 35°C dengan kelembapan udara berkisar antara 45 hingga 80 persen.

Untuk wilayah Jawa Tengah secara umum, kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Sementara itu, pada sore hingga awal malam, sebagian besar wilayah diprediksi mengalami kondisi berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.

Meski tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem secara khusus, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari, terutama di wilayah rawan longsor dan daerah pegunungan.

Di sektor kelautan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 0,1 hingga 1,25 meter. Sementara itu, tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut perlu diperhatikan oleh nelayan dan pengguna transportasi laut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan prakiraan cuaca terkini guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun di kawasan dataran tinggi dan pesisir.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,8 derajat Celsius dengan kelembapan 82 persen, sementara cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
23 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
22 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16
22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
22 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
21 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16
21 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,8 Meter

TERKINI

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,8 derajat Celsius dengan kelembapan 82 persen, sementara cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
23 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Sebanyak 112 peserta Sekolah Lansia "Pancasila" Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, diwisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu (22/7/2026). Wisuda menandai selesainya...
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka....
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix...
Muat Lebih

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026