KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

9 Sekolah, Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Salatiga

9 Sekolah, Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Salatiga

9 Sekolah, Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Salatiga

Siswa siswi disalah satu SDN di Salatiga saat uji coba MBG

RASIKAFM.COM |  SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga akan melaksanakan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 9 sekolah pada Kamis, 12 September 2024.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini, mengungkapkan bahwa uji coba program MBG tersebut menelan anggaran sebesar Rp 463,98 juta.

Ia menjelaskan, setiap paket makanan bergizi yang diberikan kepada siswa nilainya sebesar Rp 15.000. Adapun jumlah peserta uji coba program MBG tercatat sebanyak 30.932 siswa.

“Jadi biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan uji coba program MBG mencapai Rp 463,98 juta,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa secara umum pelaksanaan uji program MBG di Kota Salatiga sudah siap dan tinggal melaksanakannya. Menurutnya, sejauh ini tidak ada kendala dalam persiapan pelaksanaan uji coba.

“Uji coba MBG secara resmi akan dilaksanakan 9 September. Untuk wilayah Jateng, uji coba dilaksanakan di Kota Salatiga, Kota Tegal, Kabupaten Kudus, dan Kota Surakarta. Persiapan di Salatiga sementara ini tidak ada kendala,” terang Nunuk.

Nunuk mengungkapkan bahwa launching uji coba program MBG akan dilaksanakan di Lapangan SMP Negeri 2 Salatiga. Sementara itu, uji coba akan dilaksanakan selama 10 hari yang dilakukan secara bertahap.

“Jumlah peserta program MBG sebanyak 30.932 siswa. Jadi uji coba tahap pertama yang akan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Salatiga sebanyak 3.189 siswa,” jelasnya.

Dia berharap, pelaksanaan uji program MBG di Kota Salatiga dapat berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan.

“Persiapan sudah kami bahas bersama dengan Kemendikbud, dan kami sudah siap melaksanakan uji coba MBG,” tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]