URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polda Jawa Tengah memprediksi lonjakan arus mudik Lebaran 2025 dengan perkiraan satu juta kendaraan masuk ke wilayahnya. Dirlantas Polda Jateng, Kombes Sonny, menyatakan bahwa 2,18 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta selama periode tersebut. Lonjakan kendaraan ini akan berdampak pada jalur utama di Jawa Tengah, termasuk jalur tol, Pantura, dan jalur selatan, dengan klaster utama di Pejagan (Brebes), Kalikangkung (Semarang), dan Tol Solo-Jogja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Juta Kendaraan Pemudik, 30% ke Jawa Barat, 70% Masuk Jawa Tengah

Dua Juta Kendaraan Pemudik, 30% ke Jawa Barat, 70% Masuk Jawa Tengah

Dua Juta Kendaraan Pemudik, 30% ke Jawa Barat, 70% Masuk Jawa Tengah

Foto: Dok./IST - Viva Kompas
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Sonny saat di temui Media
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Polda Jawa Tengah memprediksi sebanyak satu juta kendaraan akan masuk ke wilayahnya saat musim mudik atau libur Lebaran 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas, Ditlantas Polda Jateng telah menyiapkan jalur-jalur prioritas di provinsi tersebut.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Sonny, menyatakan bahwa sebanyak 2,18 juta kendaraan diperkirakan meninggalkan Jakarta selama periode arus mudik Lebaran 2025. Angka ini meningkat 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama arus mudik dan balik, petugas akan berfokus pada jalur prioritas, yakni jalur tol sebagai prioritas utama, diikuti jalur pantai utara (Pantura), dan jalur selatan. Jalur tol dibagi menjadi tiga klaster, yaitu Klaster Pejagan (Kabupaten Brebes), Kalikangkung (Kota Semarang), dan Tol Solo-Jogja.

Dari total kendaraan yang keluar Jakarta, sebanyak 66 persen masuk melalui Gerbang Tol Cikampek Utama, yang setara dengan 1.438.800 kendaraan. Dari jumlah tersebut, 70 persen atau sekitar 1.007.160 kendaraan diperkirakan masuk ke Jawa Tengah, sementara sisanya menuju wilayah Jawa Barat dan daerah lainnya.

Menghadapi potensi satu juta kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui jalur tol, Ditlantas Polda Jateng telah mengumpulkan 24 pengelola rest area di jalan tol wilayah tersebut.

“Kami meminta para pengelola rest area untuk menutup akses masuk jika kapasitas parkir sudah mencapai 70 hingga 80 persen. Pemudik yang hendak masuk akan dialihkan ke rest area berikutnya,” ujar Sonny.

Terkait kendaraan truk sumbu tiga, kepolisian mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Korlantas Polri, dan Dirjen Bina Marga mengenai aturan operasional angkutan barang selama mudik Lebaran 2025.

Dalam SKB tersebut, truk sumbu tiga dilarang beroperasi mulai 24 Maret hingga 8 April 2025 tanpa jeda waktu. Pelarangan ini berlaku di jalur arteri maupun jalan tol. Namun, pengecualian diberikan bagi truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM), sembako, kebutuhan pokok, serta kendaraan yang mengangkut pemudik. (hrs-wd)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga