[audio_player]
[adinserter name="Block 3"]
[adinserter name="Block 1"]
[posts_like_dislike]
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melalui PLN Icon Plus Kantor Perwakilan Yogyakarta berkolaborasi dengan PLN UP3 Yogyakarta, PLN Insurance, dan PLN Electricity Services memeriahkan Jogja Fashion Week 2025 dengan menggelar Talkshow Interaktif – Electrifying Lifestyle pada Senin (18/8/2025) di Jogja Expo Center Hall C, sebagai upaya memperkenalkan layanan kelistrikan modern terintegrasi mulai dari energi ramah lingkungan hingga tips hemat listrik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angkat Tema “Electrifying Lifestyle”, PLN Icon Plus Hadir di Jogja Fashion Week 2025

Angkat Tema “Electrifying Lifestyle”, PLN Icon Plus Hadir di Jogja Fashion Week 2025

Angkat Tema “Electrifying Lifestyle”, PLN Icon Plus Hadir di Jogja Fashion Week 2025

Foto dok IST

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah memeriahkan Jogja Fashion Week 2025 melalui gelaran Talkshow Interaktif

RASIKAFM.COM | YOGYAKARTA – PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melalui PLN Icon Plus Kantor Perwakilan Yogyakarta berkolaborasi dengan PLN UP3 Yogyakarta, PLN Insurance dan PLN Electricity Services memeriahkan Jogja Fashion Week 2025 melalui gelaran Talkshow Interaktif – Electrifying Lifestyle, Senin (18/8/2025) di Jogja Expo Center Hall C.

Talkshow ini menjadi wadah bagi PLN Group untuk memperkenalkan beragam layanan kelistrikan modern yang terintegrasi, mulai dari energi ramah lingkungan hingga tips hemat listrik yang dapat menunjang gaya hidup masa kini.

Dalam kesempatan tersebut, PLN Icon Plus memaparkan profil perusahaan dan beragam produk unggulan yang mencakup Digital Solution, Connectivity Solution, dan Green Energy Solution. Peserta juga diajak mengenal lebih dalam layanan internet ICONNET beserta keunggulannya dibanding penyedia lain, serta inovasi EV Charging yang mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional.

General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Arif Rohmatin, menyampaikan bahwa keikutsertaan PLN Icon Plus di ajang ini merupakan bentuk sinergi antara energi, teknologi, dan gaya hidup.

“Melalui Electrifying Lifestyle, kami ingin menunjukkan bahwa layanan listrik tidak hanya sebatas kebutuhan dasar, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern yang ramah lingkungan. Kami berharap, kehadiran PLN Icon Plus dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan solusi energi yang lebih cerdas, terjangkau, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Mengusung semangat Energi Kemerdekaan – Tambah Daya, Tambah Merdeka, PLN Group berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan kelistrikan yang mendukung kreativitas lokal dan mendorong pemanfaatan energi bersih demi masa depan yang lebih hijau.

BACA JUGA :

Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus menyelenggarakan ICONNET Virtual Academy bertema Winning Mindset for Winning Sales di Grand Mercure Yogyakarta pada 25–26 Agustus 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai regional dan unit kerja di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, serta jajaran manajemen, dengan tujuan memperkuat daya saing ICONNET melalui standarisasi produk, program kerja, dan proses bisnis layanan ritel.
ICONNET Virtual Academy: PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Layanan Unggul dan Adaptif
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menggelar kegiatan donor darah bersama RS Kariadi Semarang di Semarang sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Acara ini diikuti antusias oleh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar pada hari kegiatan berlangsung, menunjukkan semangat berbagi yang tetap kuat.
PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan

INFOGRAFIS

TERKINI

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan meninjau inovasi penanaman padi dalam pot (Padi Pot) di Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Rabu (9/9/2026). Inovasi warga tersebut dinilai mampu memanfaatkan...
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 25,8°C, kelembapan 73%, dan angin tenggara 3 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di daerah pegunungan.
10 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat...
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026). Polisi menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan bayi masih dapat hidup di luar kandungan, namun meninggal akibat kekurangan napas dalam proses persalinan yang dilakukan secara paksa.
Pembuangan Bayi di Bandungan, Polisi: Persalinan Belum Selesai, Bayi Ditarik Paksa
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026)....
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17)...
Muat Lebih

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani