URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tumbuh 5,89 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan nasional dan Pulau Jawa. Data BPS mencatat pertumbuhan didorong konsumsi rumah tangga saat Lebaran, lonjakan investasi, pembangunan infrastruktur, serta kinerja positif sektor industri, konstruksi, hotel, dan kuliner di tengah ketidakpastian global.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Konsumsi Warga dan Investasi Jadi Penggerak Utama

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Konsumsi Warga dan Investasi Jadi Penggerak Utama

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Konsumsi Warga dan Investasi Jadi Penggerak Utama

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho
featured-img

Perekonomian Jawa Tengah menunjukkan kinerja impresif di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Mei 2026, ekonomi Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,89 persen (year on year/yoy), lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang mencapai 5,84 persen.

Capaian ini juga melampaui pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa yang tercatat 5,79 persen maupun nasional sebesar 5,61 persen. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah terutama ditopang oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dan meningkatnya investasi. Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan dan konstruksi menjadi motor utama pertumbuhan.

Konsumsi Masyarakat Meningkat Saat Momentum Lebaran

Konsumsi rumah tangga yang memiliki kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah, yakni 60,01 persen, tumbuh semakin kuat.

Pada triwulan I 2026, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,08 persen, meningkat dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,44 persen.

Peningkatan ini didorong tingginya mobilitas masyarakat saat momentum mudik dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026.

Optimisme masyarakat juga tercermin dari naiknya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah hasil Survei Konsumen Bank Indonesia, dari 117,56 pada triwulan IV 2025 menjadi 123,82 pada triwulan I 2026.

Investasi Melonjak, Infrastruktur Dikebut

Selain konsumsi rumah tangga, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) turut menjadi penopang utama ekonomi Jawa Tengah.

Investasi tumbuh hingga 9,61 persen, melonjak dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 6,24 persen. Pertumbuhan ini didukung pembangunan pabrik di kawasan industri serta berlanjutnya berbagai proyek strategis.

Sementara itu, konsumsi pemerintah juga tumbuh tinggi mencapai 19,36 persen, naik signifikan dari triwulan IV 2025 sebesar 9,11 persen.

Kenaikan tersebut dipicu percepatan perbaikan jalan dan pembangunan infrastruktur pariwisata di berbagai kabupaten/kota menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Industri Pengolahan Tetap Jadi Tulang Punggung

Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar ekonomi Jawa Tengah dengan pangsa mencapai 32,69 persen.

Sektor ini tetap tumbuh positif sebesar 4,04 persen di tengah tantangan gangguan logistik akibat banjir di sejumlah wilayah Jawa, termasuk terganggunya jalur kereta api pantura. Meski melambat, industri manufaktur Jawa Tengah dinilai masih menunjukkan daya tahan yang kuat.

Konstruksi Melaju Pesat

Sektor konstruksi menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan capaian 11,91 persen, jauh lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 6,85 persen.

Pertumbuhan ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur menghadapi mudik Lebaran serta berlanjutnya proyek strategis pemerintah dan pembangunan kawasan industri.

Selain itu, pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Sekolah Rakyat turut mendorong kinerja sektor konstruksi.

Hotel dan Kuliner Ikut Tumbuh Pesat

Sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum juga mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 14,14 persen.

Kinerja positif ini didorong meningkatnya okupansi hotel selama Ramadan dan Lebaran, tingginya aktivitas usaha kuliner, serta akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan capaian tersebut, Jawa Tengah menunjukkan ketahanan ekonomi yang tetap solid sekaligus mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan global.

BACA JUGA :

Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 24 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 73 persen, sementara cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
24 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 24 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB...
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bersama Kejaksaan Negeri Salatiga dan KPKNL akan menggelar Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara pada 11–14 Agustus 2026. Lelang terbuka untuk masyarakat...
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar...
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan...
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga menggelar doa lintas iman dan sarasehan tokoh agama di Aula Kaloka Setda, Selasa (22/7/2026), dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-1276 Kota Salatiga dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI....

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta