URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Agus Dwi Budiono Nahkodai Prokompin Salatiga

Agus Dwi Budiono Nahkodai Prokompin Salatiga

Agus Dwi Budiono Nahkodai Prokompin Salatiga

featured-img

Sertijab Prokompin Kota Salatiga

TUNTANG – Rasika FM. Agus Dwi Budiono S.Sos. akhirnya menggantikan Rahadi Prasetya sebagai kepala Prokompin. Sedangkan Rahardi menduduki jabatan baru yakni sebagai Kabag Pembangunan.

Acara ramah tamah pergantian pimpinan di lingkungan Prokompin Setda Kota Salatiga ini dipimpin Asisten III Sekda Kota Salatiga Sri Satuti yang berlangsung di Banyumili, desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jum’at (8/1).

Dalam pesannya, Sri Satuti berharap pejabat baru dalam bekerja selalu diniatkan untuk ibadah.

“yakinlah rejeki yang akan mendatangi kita. Karena Allah sudah tahu rejeki kita. saya sepakat, bekerja sesuai regulasi bekerja diniatkan ibadah, semua menghampiri kita karena niatnya apa,” kata Sri Satuti.

Sri Satuti mengajak Kepala Prokompin Setda Kota Salatiga baik yang lama maupun baru, untuk bekerja cerdas, iklas dan tuntas.

Pesan Khusus kepada pejabat lama, mantan Kabag Humas Pemkot Salatiga ini meminta untuk mengambil hikmah atas pergeseran di awal tahun 2021.

Pejabat lama, Rahadi Prasetya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin selama ini. Ia juga menyampaikan tugas Kabag Prokompin Setda selama Covid-19 sebagai Koordinator Bidang Komunikasi Publik.

“sebenarnya saya Bekerja di Setda Kota Salatiga kurang 6 bulan lagi dan selama satu tahun, kami banyak pengalaman yang sangat berharga,” papar Rahadi.

Anggota Wartawan Kota Salatiga Forum Jurnalis Salatiga (FJS) dibawah naungan Prokompin berpoto bersama sesaat setelah acara

Sementara, pejabat baru Agus Dwi Budiono S.Sos menyapa tim barunya dengan ‘kolonuwun’, memohon izin bergabung ke Prokompin Setda Kota Salatiga.

“kami minta petunjuk atas aturan layanan, dan menjalankan sesuai regulasi. Karena saya lama di wilayah yang lebih sering jauh dari formal. Program kerja untuk Prokompin akan menyesuaikan. Mohon kerjasamanya,” ucap mantan anggota C2W chapter Semarang ini.

Agus mengungkapkan, saat menjabat di Kecamatan tugas diawali dengan niat ibadah. InsyaAllah berjalan dengan baik.
“Yang pasti jalankan sesuai regulatif saja. Ada aturan, itu yang akan kita laksanakan. Jangan seenaknya sendiri,” pungkasnya (rief)

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik