URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tuti N Roosdiono Bersama Ngesti Nugraha Adakan Penghijauan Dan Tebar Benih Ikan di Tuntang

Tuti N Roosdiono Bersama Ngesti Nugraha Adakan Penghijauan Dan Tebar Benih Ikan di Tuntang

Tuti N Roosdiono Bersama Ngesti Nugraha Adakan Penghijauan Dan Tebar Benih Ikan di Tuntang

featured-img

Ngesti Nugraha saat menanam pohon di dusun Petet Desa Tuntang minggu 21maret 2021 pagi

Tuntang – RasikaFM . Untuk menjaga ekosistem dan mata air agar tetap lestari, ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Semarang H Ngesti Nugraha S.H., M.H., bersama anggota DPR RI komisi IX fraksi PDI Perjuangan Tuti Nusandari Roosdiono serta PAC PDI Perjuangan Tuntang adakan gerakan tebar benih dan penanaman pohon di dusun Petet desa Tuntang kecamatan Tuntang kabupaten Semarang, Minggu (22/3/2022).

Ngesti Nugraha dalam sambutanya atas nama DPC PDI Perjuangan kabupaten Semarang menyampaikan terima kasih atas bantuan Tuti Nusandari Roosdiono anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan. Banyak bantuan dari ibu Tuti, mulai dari BLK, TKM, makanan tambahan untuk bumil maupun untuk balita dan sembako selama pademi covid 19. “Semoga ibu Tuti di beri kesehatan dan dapat terus memberikan aspirasinya untuk warga dikabupaten semarang”, tambah Ngesti.

Ketua PAC PDIP kecamatan Tuntang Sis Budiyono saat tengah berpidato menyampaikan pesan pesan dari Tuti N Roosdiono sesaat sebelum penanaman pohon

Ngesti Nugraha yang juga Bupati Semarang ini mengajak semua masyarakat bersama Polsek,Koramil dan satgas covid untuk mentaati protokol kesehatan. ” Mari bersama sama mencegah covid 19, dengan 5M agar masyarakat di kabupaten Semarang terhindar dari wabah Covid 19″ tambahnya.

Sis Budiyono Tenaga Ahli Tuti N Roosdiono mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga ekosistem agar tetap lestari. Sis Budiyono Mewakili Tuti juga meminta maaf karena tidak bisa hadir,
Dalam pesanya Tuti meminta agar program kegiatan politik hijau semacam ini yang menjadi program kepengurusan dari dewan pimpinan pusat sampai dewan pimpinan cabang Tuti N Roosdiono akan melaksanakan kegiatan ini secara berkala kususnya di kabupaten Semarang dan dapil jateng 1 pada umumnya “Dengan Gerakan Tuntang Bersih Dan Hijau diharapkan semua kader untuk tetap solid bersama warga untuk menjaga lingkungannya” kata Sis Budiyono yang juga ketua PAC pdip Tuntang ini.

Ketua PAC Tuntang Sis Budiyono saat menerima potongan Tumpeng dari ketua DPC Ngesti Nugraha

Sementara itu H Muhammad Nadirin kepala desa Tuntang mengapreasi kegiatan penghijauan yang diadakan oleh PAC PDI Perjuangan kecamatan Tuntang dan ibu Tuti Nusandari Roosdiono di desa Tuntang. “Semoga bermanfaat untuk semua , dan dapat berlanjut tidak hanya di Tuntang tetapi di desa lainya yang ada di kabupaten Semarang, tambah Nadirin.

Dalam kegitan tersebut panitia menebar 2000 benih ikan nila dan 1000 bibit pohon yang semuanya di laksanakan di dusun Petet desa Tuntang. Acara diawali dengan senam bersama sebagai rangkain acara Tuntang Hijau dan Bersih bersama PAC, Ranting, dan kader PDI Perjuangan kecamatan Tuntang. (rief)

BACA JUGA :

Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga