URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah pribadi berlokasi di Jalan Brigjend Soediarto Ungaran, Kabupaten Semarang ditetapkan sebagai museum. Rumah tersebut merupakan peninggalan pahlawan nasional Almarhum Jenderal Gatot Soebroto. Museum diresmikan oleh Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam IV Diponegoro Brigjen TNI Rimbo Karyono.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bernilai Sejarah, Rumah Peninggalan Jenderal Gatot Soebroto Dikukuhkan Sebagai Museum

Bernilai Sejarah, Rumah Peninggalan Jenderal Gatot Soebroto Dikukuhkan Sebagai Museum

Bernilai Sejarah, Rumah Peninggalan Jenderal Gatot Soebroto Dikukuhkan Sebagai Museum

featured-img

UNGARAN – Sebuah rumah pribadi yang berlokasi di Jalan Brigjend Soediarto Ungaran, Kabupaten Semarang ditetapkan sebagai museum. Bukan tanpa alasan, rumah tersebut merupakan peninggalan pahlawan nasional Almarhum Jenderal Gatot Soebroto. Peresmian museum pribadi itu ditandai pemotongan untaian pita oleh Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam IV Diponegoro Brigjen TNI Rimbo Karyono baru-baru ini.

Lawrence Locsin Sardjono salah seorang cucu Gatot Soebroto mengatakan selain puluhan pakaian dinas, juga ada topi dan tongkat komando serta koleksi pipa cangklong, pisau berburu dan kacamata.

“Ada empat pipa cangklong yang menjadi koleksi museum ini. Satu diantaranya dalam kondisi rusak,” kata dia.

Lawrence menambahkan di beberapa bagian dinding rumah, terpampang puluhan foto pria kelahiran Banyumas  yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) periode 1956-1962 tersebut.

Meski museum pribadi, warga dipersilakan melihat langsung koleksi pribadi Gatot Soebroto tersebut dengan membuat janji terlebih dahulu melalui narahubung di nomor 081310119533.

Sementara Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Brigjen Rimbo Karyono menghargai langkah keluarga besar Jenderal Gatot Subroto yang menghadirkan museum ini.

“Saya berharap melalui museum ini dapat memacu semangat kita sebagai generasi penerus bangsa dalam mewujudkan cita-cita perjuangan para pendahulu,” tegasnya. (win/ Diskominfo Kabupaten Semarang)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi