KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hujan Deras Akibatkan Talud Bahu Jalan Didusun Ngepringan Desa Duren Tengaran Ambrol

Hujan Deras Akibatkan Talud Bahu Jalan Didusun Ngepringan Desa Duren Tengaran Ambrol

Hujan Deras Akibatkan Talud Bahu Jalan Didusun Ngepringan Desa Duren Tengaran Ambrol

Akibat Hujan deras yang mengguyur Wilayah Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Selasa 9 November mengakibatkan talut bahu jalan sepanjang kurang lebih 10 meter di Dusun Dusun Ngepringan RT 26 RW 05 Desa Duren ambrol, sekira pukul 14.00 wib.

Dalam konfirmasinya kepada rasikafm.com, Sekdes Duren Agus Muthoin SH membenarkan terkait kejadian tersebut. Ia menambahkan talut yang ambrol kurang lebih sepuluh meter dan menimpa tanaman padi warga.”Talud tersebut ambrol, beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” katanya.

Agus menambahkan terkait ambrolnya talud bahu jalan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak terkait dan akan segera ditindak lanjuti.

“Kami sudah koordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang, dan DPU Kabupaten Semarang, melalui Pak Wahono selaku pemangku DPU kecamatan akan melakukan survei kelokasi. Selain itu BPBD juga mau survei ke lokasi,”terangnya.

Lokasi jalan yang ambrol

Menurut Agus bangunan talud bahu jalan tersebut dulunya dibangun melalui progam PNPM sekitar tahun 2013/2014.”Terkait langkah yang akan diambil Pemerintah Desa Duren, mesih menunggu hasil survei dinas terkait. Nanti terkait penangananya seperti apa, kalau memang di tindak lanjuti ya Alhamdulillah, tapi kalau memang tidak nanti akan dianggarkan di tahun 2022 dengan Dana Desa (DD),” katanya.

Sementara itu pasca kejadian aparat Polsek Tengaran bersama PU dan Bhabinsa langsung mengecek ke TKP.
Petugas bahkan melakukan koordinasi di Kantor Balaidesa Sampai Malam (rief)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang