KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wakasal Berencana Kembangkan Rumah Komodor Yos Soedarso Sebagai Tempat Wisata Di Kota Salatiga

Wakasal Berencana Kembangkan Rumah Komodor Yos Soedarso Sebagai Tempat Wisata Di Kota Salatiga

Wakasal Berencana Kembangkan Rumah Komodor Yos Soedarso Sebagai Tempat Wisata Di Kota Salatiga

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, SE, M.M., didampingi LO AL Kodam IV/Diponegoro Kolonel Marinir Haryono Masturi M.Tr.Hanla.,M.M., melaksanakan kunjungan kerumah Laksamana Madya (Anumerta) Komodor Yos Soedarso. Bertempat di Gladakan RT 01 RW 05, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga,

Dalam kunjungan tersebut, Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, juga memberikan bantuan kepada para pensiunan TNI AL. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, Kepala dinas Pariwisata kota Salatiga Drs. Valentino Haribowo, Kodim 0714/Salatiga, Korem 073/Makutarama.

Dalam kunjungan tersebut, Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan, bahwa pihaknya akan kembangkan tempat tersebut (Rumah Komodor Yos Soedarso dan TWSS (Taman Wisata Sejarah Salatiga) menjadi tempat wisata edukasi.

“Laksamana Madya (Anumerta) Komodor Yos Soedarso adalah satu-satunya pahlawan laut yang sangat dikenal di Indonesia, makanya kita bersama ketua DPRD dan pejabat kota Salatiga akan bekerja sama untuk membatu dan menambah eks alutsista yaitu tank Howitser dan bekas pesawat untuk ditaruh ditempat ini”,katanya.

“Untuk rumah Komodor Yos Soedarso nantinya akan kita komunikasikan kepada putra-putrinya atau ahli waris. Kemudian terkait dijadikannya museum sejarah dengan harapan bisa menumbuhkan nasionalismenya pemuda di Kota Salatiga”,ungkapnya.

Wakasal yang merupakan pria asli dari kota Salatiga ini mengaku baru kali ini melihat TWSS, harapan kami dengan adanya tempat wisata sejarah ini nantinya juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Salatiga, terlebih memberikan manfaat kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Nanti kita akan panggil teman-teman yang ada di Jakarta, untuk bisa investasi ataupun untuk sharing atau bertukar pengalaman, sehingga tempat ini bisa menjadi spot yang menarik”,tambahnya.

Ketua DPRD kota Salatiga, Dance Ishak Palit mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung dengan akan dikembangkannya museum dikediaman Yos Sudarso dan TWSS. “Kalau itu memang bagian wisata sejarah tentunya kami sangat mendukung,”ungkapnya.

Berkaitan dengan wacana akan dikembangkanya TWSS, Dance mengatakan, kita akan segera buat masterplan kalau memang itu akan menjadi salah satu bagian wisata sejarah.

“Ya memang segera harus buat masterplan kira-kira konsepnya seperti apa, termasuk daya dukung lingkungan dan tentunya saya merespon postif dan mengusulkan dan pak Wakasal oke”kata Dance.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]