KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pria di Semarang Dikeroyok Sampi Babak Belur Gara-Gara Nagih Hutang

Pria di Semarang Dikeroyok Sampi Babak Belur Gara-Gara Nagih Hutang

Pria di Semarang Dikeroyok Sampi Babak Belur Gara-Gara Nagih Hutang

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Seorang pria warga Wonolopo RT 2 RW 3, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen Kota Semarang dikeroyok sampai babak belur gara-gara menagih hutang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, korban yang bernama Andre Adi Saputro ini dihajar oleh dua orang yang bernama Dimas Wahyu warga Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan dan Fajar Kurniawan warga Boja Kabupaten Kendal. Kejadian kekerasan ini terjadi pada Jumat (25/11/2022) dini hari di dekat rumah korban.

Awalnya korban menagih hutang ke salah satu tersangka Dimas namun tidak membuahkan hasil. Kemudian, Dimas bersama Fajar dan tiga temannya mendatangi korban dan terjadilah cekcok.

Pada saat cekcok, tiba-tiba Dimas memukul sebanyak tiga kali menggunakan tangan kanan mengepal sekuat tenaga di bagian wajah pelapor mengenai mata, mengenai pelipis kiri dan pipi kanan. Kemudian Fajar dan tiga orang temannya itu juga ikut memukuli korban.

“Ada yang memukul menggunakan tangan kosong serta ada yang memakai balok kayu dan ada juga yang memakai gagang sapu, memukul, dan menendang korban,” ujar Irwan dalam keterangan yang diterima, Rabu (18/1/2023).

Kombes Irwan mengatakan, akibat peristiwa pengeroyokan ini, korban harus dirawat inap di RSUD Tugurejo Semarang. “Korban mengalami luka memar hampir di sekujur tubuh, kepala pusing, memar di sebagian wajah dan kepala serta sakit di bagian punggung,” terangnya.

Saat ini kepolisian sudah mengamankan kedua tersangka dan barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka terancam Pasal 170 KUHPidana.

“Dua dari lima pelaku berhasil dibekuk pada Minggu (15/1/2023),” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]