[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ikut Semarakkan HUT ke-78 RI, UKSW Gelar Lomba Tarik Tambang Hingga Panjat Pinang

Ikut Semarakkan HUT ke-78 RI, UKSW Gelar Lomba Tarik Tambang Hingga Panjat Pinang

Ikut Semarakkan HUT ke-78 RI, UKSW Gelar Lomba Tarik Tambang Hingga Panjat Pinang

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sungguh memikat hati para civitas academica Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Semangat patriotisme berkobar tercermin dari berbagai perlombaan yang menarik seperti yang dilakukan oleh ratusan peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa, Rabu (09/08/2023). Membuka rangkaian lomba ini, seluruh peserta melakukan Independence Dance atau goyang kemerdekaan yang menambah maraknya suasana lomba.

Dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola UKSW, suasana perlombaan berlangsung meriah dan heboh dengan riuhnya penonton yang memberi dukungan kepada tim masing-masing. Dari perlombaan tarik tambang misalnya, dimainkan sebanyak dua kali dengan bergantian posisi antar kedua tim lawan, lomba tersebut menghibur civitas academica yang nampak dari sorak sorai penonton.

Sementara itu, perlombaan balap karung yang dilakukan dengan cara estafet ini juga tidak kalah semarak. Setiap tim, baik tim putra maupun tim putri terdiri dari lima orang pemain. Mereka harus secepat mungkin sampai di garis finish dengan bermain secara bergantian. Seluruh peserta nampak bersemangat meskipun cuaca panas kian terasa.

Menjadi rangkaian lomba yang paling ditunggu, banyaknya penonton telah mengelilingi tempat dilaksanakannya lomba panjat pinang. Satu persatu tim yang terdiri dari empat orang berjuang merebut bendera merah putih untuk mendapatkan hadiah utama. Peserta yang jatuh berkali-kali karena licinnya bilah pohon pinang tak pelak memancing gelak tawa siapa pun yang menonton lomba tersebut.

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, berkesempatan secara langsung membuka kegiatan lomba yang digelar oleh Direktorat Keamanan, Ketertiban dan Data Siber (D2KDS) ini. Rektor Intiyas menyebut bahwa kebersamaan ini adalah wujud cinta kita pada tanah air dan UKSW.

“UKSW didirikan sepuluh tahun setelah Indonesia merdeka sebagai wujud komitmen para pendiri UKSW mewujudkan insan-insan yang bisa mewarnai Indonesia. Insan-insan tersebut dikirim dari seluruh penjuru Indonesia, karena itu kita harus bisa merawat persatuan dan kesatuan Indonesia yang diawali dari UKSW,” tandasnya.

Kebersamaan ini, dinyatakannya, bertujuan untuk menyatukan seluruh civitas academica dalam lingkup keluarga besar UKSW. UKSW berkomitmen untuk dapat menjadi solid dan turut menjaga relasi antar unit. “Ini akan menjadi agenda rutin di tahun-tahun berikutnya agar kita tetap solid dan bergandengan bersatu,” pungkas Rektor perempuan pertama UKSW ini.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani