URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polisi mengamankan pria berinisial MCDA (22) di Blora setelah penyelidikan kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) selama sekitar satu tahun mengarah pada dugaan tindak pidana di Kota Semarang. Polisi mendalami pengakuan MCDA terkait cekcok, dugaan pencekikan, hingga pembuangan jasad ke lereng Tol Jangli.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

Petugas mengevakuasi kerangka manusia yang ditemukan di lereng jalan Tol kawasan Jangli, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026). Foto: IST/ tangkapan layar video warga

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Misteri hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) mulai menemui titik terang setelah polisi menemukan kerangka manusia yang diduga berkaitan dengan korban.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penelusuran perangkat elektronik milik orang tua korban yang masih terhubung dengan akun media sosial yang diduga berkaitan dengan orang yang dilaporkan hilang.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, penyelidikan kasus orang hilang itu telah berlangsung kurang lebih satu tahun. Dalam perkembangannya, polisi memperoleh petunjuk dari perangkat elektronik milik orang tua korban.

“Dari petunjuk tersebut, penyidik kemudian menelusuri sebuah rumah kos di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang. Polisi juga mendalami orang-orang yang pernah berinteraksi dengan penghuni kamar kos tersebut,” terang Bodia usai dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (5/9/2026).

Penyelidikan selanjutnya mengarah ke Kabupaten Blora. Polisi memperoleh informasi mengenai seseorang yang diduga memiliki hubungan dengan korban berada di wilayah tersebut. Tim Satreskrim Polres Semarang kemudian melakukan penyelidikan selama dua hari, yakni pada 2 dan 3 September 2026. Dari penyelidikan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial MCDA (22).

“Terduga pelaku yang disebut sebagai teman dekat Mozza mengakui pernah berinteraksi dengan korban. Ia juga mengaku terlibat dalam dugaan tindak pidana terhadap Mozza,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan awal MCDA, korban dan terduga pelaku sempat terlibat cekcok di rumah kos di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang. Setelah cekcok tersebut, korban diduga dicekik. Selanjutnya, korban disebut dimasukkan ke dalam karung dan dibawa menuju kawasan Tol Jangli.

“Terduga pelaku kemudian membuang jasad korban ke lereng jalan Tol Jangli menggunakan sepeda motor melalui jalan kampung yang tembus ke Tol,” ungkapnya.

Polisi masih mendalami seluruh keterangan MCDA. Status keterlibatannya juga masih dalam proses penyidikan dan polisi menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab serta mekanisme kematian korban. Penanganan perkara selanjutnya juga masih dikoordinasikan dengan jajaran kepolisian di Kota Semarang. Pasalnya, berdasarkan keterangan awal, lokasi dugaan tindak pidana berada di wilayah Kota Semarang.

“Karena berdasarkan keterangan, lokus absolutnya di Kota Semarang, kami koordinasi dengan Satres PPA Polrestabes Semarang,” terangnya.

Polisi masih menunggu hasil gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan pelimpahan penanganan perkara kepada Polrestabes Semarang. (win)

BACA JUGA :

Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni 2025. Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara ilmiah.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Warga Jangli, Tembalang, Kota Semarang, menemukan kerangka manusia di lahan kosong tepi jalan tol pada Jumat (4/9/2026). Kerangka yang diduga perempuan itu diperkirakan telah meninggal sekitar satu tahun dan diduga berkaitan dengan hilangnya Mozza Axillia Gunarsa. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitasnya.
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Muhammad Rivai, warga Cebongan, Salatiga, melaporkan penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan mobil Nissan Grand Livina ke Itwasda Polda Jateng pada Kamis (3/9/2026). Langkah itu ditempuh setelah terdakwa AG divonis 1 tahun 8 bulan, sementara kendaraan milik Rivai yang bernilai sekitar Rp150 juta belum diketahui keberadaannya.
Livina Hilang, Setelah Ketemu tak ada Kejelasan , Korban Melapor ke Itwasda Polda
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi mengamankan lokasi dan menyelidiki pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka