RASIKAFM.COM | UNGARAN – Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, Kamis (4/9/2026), mulai mengerucut. Sejumlah ciri pada kerangka yang ditemukan dinilai memiliki kemiripan dengan ciri-ciri Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja perempuan asal Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, pihak keluarga mengenali sejumlah ciri pada kerangka yang telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang. Di antaranya kondisi gigi yang masih lengkap, adanya gingsul pada bagian kiri depan bawah, serta bekas tambalan gigi di bagian belakang. Selain itu, keluarga juga mengenali sebuah jepit rambut yang ditemukan bersama kerangka tersebut.
Kabar terkait:
“Orang tua mengetahui informasi tersebut, merapat ke Rumah Sakit Bhayangkara. Dijelaskan dan memberikan ciri-ciri terkait yang dimaksud dengan orang hilang yang dilaporkan pada Juni 2025,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026) malam.
Meski ciri-ciri tersebut mengarah kepada Mozza, polisi belum memastikan identitas kerangka tersebut. Proses identifikasi masih dilakukan melalui pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA dengan sampel pembanding dari keluarga. Menurut Bodia, kepastian identitas secara ilmiah diperlukan karena kondisi jasad yang ditemukan telah berupa kerangka.
“Secara fisik memang keluarga mengakui, namun dalam scientific crime investigation kami perlu membandingkan rumus DNA dari kerangka dengan sampel pembanding dari keluarga,” jelasnya.
Bodia menegaskan, penyebab kematian belum dapat dipastikan hanya berdasarkan kondisi kerangka. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.
“Kalau penyebab matinya, kami masih menunggu dari dokter forensik karena tidak bisa hanya dibuktikan dari terluka pada kerangka,” paparnya.
Kerangka ditemukan dalam kondisi relatif lengkap dan kemudian dievakuasi oleh tim Inafis Polres Semarang bersama Unit TPA dan Tim Inafis Polrestabes Semarang, dengan bantuan tim SAR.
“Evakuasi dilakukan pada siang hari karena lokasi penemuan berada di area yang curam dan sulit dijangkau pada malam hari,” lanjutnya.
Kerangka selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
Diketahui, berdasarkan keterangan penyidik, kerangka tersebut diduga ditinggalkan di kawasan Jangli pada 25 Juni 2025. Sementara laporan orang hilang atas nama Mozza dibuat keluarga pada 28 Juni 2025. (win)









