KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Pasangan Juan Rama - Sri Wahyuni saat berikan keterangan media

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pasangan calon (paslon) Pilwalkot Salatiga 2024 Juan Rama-Sri Wahyuni mengangkat visi Salatiga EMAS dalam berkampanye. Paslon nomor urut 2 ini bertekad ingin mewujudkan Salatiga Elok, Maju, Adil, Sejahtera (EMAS), serta berkelanjutan.

Calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama menegaskan, siapapun pemimpin yang terpilih, harus mampu membangun Kota Salatiga semakin baik. “Kami percaya sedulur-sedulur masyarakat Kota Salatiga akan memilih pemimpin yang terbaik untuk menuju Salatiga EMAS,” ucapnya dalam sebuah orasi politik rabu (23/10/2024).

Meski hanya mendapat dukungan dari satu partai politik, yakni Partai Kebangkitan Bangsa(PKB). Namun PKB mendapat 5 kursi di DPR atau 20% dari total jumlah kursi di DPRD Kota Salatiga, sehingga mampu mengusung calon sendiri.

“Kita tidak sendiri. Kita bersama dengan NU dan para kyai serta rakyat Kota Salatiga,” ucapnya.

Menurut Juan, kedepan jika dirinya terpilih sebagai wali kota akan memberikan perhatian khusus untuk pendidikan, termasuk mereka yang mondok diluar kota Salatiga. “Caranya adalah dikota Salatiga ada beberapa perusahaan, mereka kita minta CSR nya, tapi yakinlah dana itu tidak akan masuk ke dalam kantong pribadi saya” ujar Juan.

Dirinya sadar jika APBD Salatiga kecil, sehingga dibutuhkan komunikasi keatas bagi walikota terpilih.
“Saat kami tahu jika kementrian pendidikan masih ada sisa anggaran dan bisa dimanfaatkan, maka seorang pemimpin harus bisa mengupayakan demi rakyatnya” tambahnya.

Senada dengan Juan Rama, calon wakil Wali kota, Sri Wahyuni beranggapan jika masalah pendidikan dasar menjadi wajib hukumnya.

Sementara itu saat disinggung mengenai langkah pasangan nomor urut 2 yang terkesan ‘adem adem’ saja, Sri menegaskan jika pihaknya kerap melakukan Silaturahmi dengan kalangan Muslimat dan NU di Salatiga. “Apalagi saya ketua Iwapi, dari sisi pengusaha semua elemen akan digerakkan untuk kemajuan kota Salatiga kedepan” pungkas Sri wahyuni.

Juan Rama saat diwawancarai Rasika FM

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]