KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antisipasi Kecelakaan saat Nataru, Dishub Salatiga Tambah Rambu di JLS

Antisipasi Kecelakaan saat Nataru, Dishub Salatiga Tambah Rambu di JLS

Antisipasi Kecelakaan saat Nataru, Dishub Salatiga Tambah Rambu di JLS

Dinas Perhubungan Kota Salatiga menambah rambu dan perlengkapan jalan. Dishub Salatiga memasang fasilitas lalu lintas di sejumlah titik rawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, guna menekan risiko kecelakaan melalui pengecekan, penempatan rambu portabel, serta koordinasi dengan kepolisian.
Foto dok IST
Dishub Salatiga memasang rambu lalu lintas

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga menambah rambu lalu lintas dan perlengkapan jalan di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junanto mengatakan, penambahan rambu lalu lintas dan perlengkapan jalan guna penting dilakukan guna mengantisipasi potensi kecelakaan selama masa angkutan Nataru. Ini bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan di sejumlah titik rawan.

“Kesiapan perlengkapan jalan menjadi salah satu fokus utama kami dalam pengamanan lalu lintas selama Nataru,” kata Guntur belum lama ini.

Dia menyatakan, Dishub telah melakukan pengecekan dan menyiapkan sarana-prasarana lalu lintas, seperti rambu portabel, traffic cone, water barrier, guard zone, serta perlengkapan pendukung lainnya. Sarana dan prasarana tersebut akan dipasang secara situasional di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

“Penambahan perlengkapan jalan tersebut difokuskan pada kawasan daerah rawan kecelakaan seperti di JLS dan jalan yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur Nataru,” jelasnya.

Lebih jauh Guntur mengungkapkan, untuk mendukung pengamanan, Dishub turut berkoordinasi dengan Satlantas Polres Salatiga dalam pengaturan lalu lintas di titik rawan kecelakaan, termasuk antisipasi kejadian laka lantas melalui pengaturan arus dan kesiapan perlengkapan jalan. “Ya, kami berharap dengan penambahan rambu dan perlengkapan jalan ini, angka kecelakaan lalu lintas selama Nataru dapat ditekan,” ucapnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]