KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Kriminalitas Saat Nataru, Kapolda Jateng Minta Jajaran Satreskrim Intens Patroli

Antisipasi Kriminalitas Saat Nataru, Kapolda Jateng Minta Jajaran Satreskrim Intens Patroli

Antisipasi Kriminalitas Saat Nataru, Kapolda Jateng Minta Jajaran Satreskrim Intens Patroli

SEMARANG – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan saat ini pihaknya mewaspadai peningkatan aksi kriminalitas pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia menyebut kenaikan harga pada sejumlah bahan pangan serta mobilitas masyarakat yang mulai berjalan normal berpotensi mengundang pelaku kejahatan untuk beraksi kembali.

Untuk itu, ia menegaskan meskipun saat ini Polri banyak terlibat dalam vaksinasi dan operasi kemanusiaan, akan tetapi pengamanan aset milik masyarakat serta kegiatan perekonomian tetap menjadi prioritas Polda Jateng.

“Dulu penjahat takut karena masyarakat tinggal di rumah saja karena penerapan PPKM yang ketat. Saat ini 80% kegiatan masyarakat sudah berjalan normal. Ini harus diwaspadai karena pelaku kriminal pastinya sudah melihat peluang untuk beraksi lagi,” ujar Luthfi saat mengecek kesiapan pos pelayanan terpadu operasi lilin Candi 2021 di Tol Pejagan Brebes, Kamis (23/12).

Mengantisipasi hal tersebut, dirinya memerintahkan jajaran Reskrim untuk lebih intens menghidupkan patroli di wilayahnya. Penggunaan senjata dilaksanakan secara tegas namun terukur sesuai aturan yang ada.

“Anggota harus all out, jeli mengamati potensi kriminalitas di wilayahnya. Patroli dan amankan kegiatan ibadah dan aset masyarakat sehingga mereka tetap merasa aman selama Nataru,” tambahnya.

Kapolda juga meminta kepada para anggota untuk tetap siaga dan mengatur istirahat secara bergiliran. Hal ini ditujukan untuk menjamin keamanan masyarakat selama masa Nataru.

Disisi lain, Luthfi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap taat prokes selama Nataru. Polda Jateng menyatakan tidak menerbitkan ijin bagi pesta perayaan menyambut tahun baru 2022 karena berpotensi mengundang kerumunan yang melanggar protokol kesehatan.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP