URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ruas jalan Mangkang-Semarang, terutama di wilayah Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, mengalami keterlambatan dalam perbaikan jalan, khususnya depan Rumah Sakit Tugurejo. Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, memberikan imbauan kepada pengemudi untuk berhati-hati dan memberikan saran menggunakan jalur alternatif, terutama pada jam-jam sibuk.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antrean Kendaraan di Depan RS Tugurejo, Dishub Kota Semarang Imbau Pengendara Manfaatkan Jalur Alternatif

Antrean Kendaraan di Depan RS Tugurejo, Dishub Kota Semarang Imbau Pengendara Manfaatkan Jalur Alternatif

Antrean Kendaraan di Depan RS Tugurejo, Dishub Kota Semarang Imbau Pengendara Manfaatkan Jalur Alternatif

Ruas jalan Mangkang-Semarang, terutama di wilayah Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, mengalami keterlambatan dalam perbaikan jalan, khususnya depan Rumah Sakit Tugurejo. Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, memberikan imbauan kepada pengemudi untuk berhati-hati dan memberikan saran menggunakan jalur alternatif, terutama pada jam-jam sibuk.
Foto: Dok./IST
Kondisi kepadatan arus kendaraan saat melintas di jalan Walisongo, di depan Rumah Sakit Tugurejo Semarang imbas adanya perbaikan jalan berupa pengecoran, Rabu (13/12/2023).
featured-img

Semarang – Ruas Jalan Mangkang-Semarang, terutama di wilayah Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, hingga depan Rumah Sakit Tugurejo, masih mengalami penyempitan dan perbaikan jalan pada Kamis (14/12/2023). Pengecoran jalan yang sedang berlangsung di depan Rumah Sakit Tugurejo menyebabkan penumpukan kendaraan, termasuk mobil pribadi, mobil box, truk kontainer, dan sepeda motor, yang terpaksa melambat dan membentuk antrean yang cukup panjang.

Kondisi kemacetan terlihat dari sebelum TPU Tugurejo hingga persimpangan di ruas Jalan Tugurejo Raya, berdampak pada kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat, terutama selama jam sibuk. Antrean ini diperparah dengan aktivitas pejalan kaki dan kendaraan yang menyeberang di ruas Jalan Tugurejo Raya, yang menjadi titik jemput siswa sekolah di sekitar persimpangan tersebut.

Beberapa pengendara, seperti Bagus, menyatakan bahwa kepadatan lalu lintas di Jalur Pantura, terutama dari Mangkang menuju kota, menjadi cukup padat karena dampak dari perbaikan jalan. Ia juga mengungkapkan bahwa saat jam sibuk, terutama selama jam berangkat dan pulang kerja, serta jam sekolah, antrean kendaraan semakin bertambah.

“Jadi, kadang saya memilih jalur alternatif untuk menunju kota meski nantinya agak menempuh jarak yang cukup jauh karena harus memutar,” ucapnya.

Imbauan Dinas Perhubungan Kota Semarang

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, memberikan imbauan kepada pengendara agar berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang sedang dalam perbaikan. Kurniawan menyebutkan bahwa dampak perbaikan jalan, terutama di Jalur Pantura, mengharuskan pengendara berhati-hati karena terjadi penyempitan jalur dan penerapan rekayasa lalu lintas di wilayah Tugu.

Danang menyarankan pengendara dari arah Barat menuju Kota Semarang untuk menggunakan jalan tol atau berhenti di Terminal Mangkang, terutama selama jam padat pagi. Kurniawan menegaskan bahwa pengendara kendaraan berat baru diizinkan melintas setelah jam masuk kantor, untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.

Beberapa jalur alternatif yang disarankan melibatkan jalan tembus dari Pasar Mangkang menuju Pasar Krapyak dan jalan tembus dari wilayah Podorejo, Ngaliyan (Palir-Kaliancar), dengan catatan bahwa jalur tersebut baru dapat dilalui oleh pengendara roda dua.

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar