URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antusias Siswa Kelas 7 SMP 2 Salatiga di Hari Pertama Masuk Sekolah

Antusias Siswa Kelas 7 SMP 2 Salatiga di Hari Pertama Masuk Sekolah

Antusias Siswa Kelas 7 SMP 2 Salatiga di Hari Pertama Masuk Sekolah

featured-img
Sejumlah siswa siswi kelas 7 di SMP 2 Salatiga saat mengikuti pembelajaran tatap muka hari pertama (Foto:/Rief)

RASIKAFM – Ratusan Siswa Kelas 7 SMP 2 Salatiga Antusias Saat Raut muka Bahagia nampak dari 240 siswa siswi kelas 7 di SMP 2 Salatiga Selasa 7 September 2021 pagi. Bagaimana tidak setelah hampir dua tahun mereka tidak bersekolah secara tatap muka maka mulai kini mereka bisa sekolah kembali meskipun masuknya secara bergilir.

Kepada rasikafm.com Chyntia siswi kelas 7 mengaku senang karena mulai hari ini bisa bersekolah kembali, setelah lama hanya dilakukan dengan cara daring “saya senang bisa masuk sekolah, selain bisa bertemu dengan temanya secara langsung juga sudah kangen menerima pelajaran dari guru” kata Chyntia.

Kepala SMP 2 Salatiga Mundjiati mengatakan kegiatan PTM kali ini diawali dari kelas 7 agar mereka mengenal lingkungan sekolah meski sebelumnya sudah dilakukan dalam masa orientasi sekolah namun sifatnya uji coba,

“karena dalam evaluasi sebelumnya ada sekitar 2 sampai 3 persen siswa yang kesulitan saat pembelajaran daring, harapanya mereka bisa menerima materi sulit saat dilakukan di dalam kelas secara langsung” kata Mundjiati.

Dia menambahkan selama dilakukan PTM saat pandemi ini tetap dilaksanakan dengan prokes yang ketat, seperti siswa yang masuk maksimal 50 persen dari kapasitas, jam belajar maksimal 2 jam.
“siswa kami masuknya bergilir, giliran masuk minggu pertama kelas 7, minggu ke 2 kelas 8 dan kelas 9 minggu ketiga dalam pelaksanaan Pertemuan Tatap Muka” tambahnya.

Sejumlah siswa siswi kelas 7 di SMP 2 Salatiga saat mengikuti pembelajaran tatap muka hari pertama

Pantauan RasikaFM dilokasi pelaksanaan Protokol kesehatan yang diterapkan di SMP 2 ketat, dimana sebelum masuk kelas anak cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, pintu masuk dan keluar saat pulang juga dibedakan serta saat pulang sekolah diberikan selisih waktu 3 menit agar tidak terjadi penumpukan siswa.

Sementara itu data kelas 7 dari 241 siswa hanya 1 siswa yang tidak masuk, hal ini terjadi karena orang tua siswa kelas 7 tersebut belum mengijinkan anaknya bersekolah apalagi sebelumnya sang anak mempunyai komorbit.

Sebelumnya Senin 6 Agustus 2021 Wali Kota Salatiga Yuliyanto, SE., MM., Wakil Wali Kota Dr. Muh Haris, Ketua DPRD Dance Ishak Palit, serta Kepala Diknas Yuni Ambarwati menijau 3 lokasi PTM, TK Apple Kids, SMP N 4, dan SD Kauman Kidul, 06/09. (rief)

BACA JUGA :

Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved