RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antusiasme Warga Jateng Sambut Program Mudik Gratis

Antusiasme Warga Jateng Sambut Program Mudik Gratis

Antusiasme Warga Jateng Sambut Program Mudik Gratis

JAKARTA – Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta mulai ramai didatangi masyarakat, Rabu (20/4). Mereka yang merupakan warga Jawa Tengah yang bekerja di Jabodetabek mulai berbondong-bondong datang mendaftar program mudik gratis.

Lebaran tahun ini, Pemprov Jateng kembali menggelar program mudik lebaran gratis bagi para perantau di Jabodetabek. Selain menyediakan 118 bus bantuan gubernur, bupati/wali kota dan Bank Jateng, Pemprov Jateng juga akan menyelenggarakan mudik lebaran gratis via kereta api.

Mudik lebaran gratis melalui kereta api akan digelar pada 29 April. Empat gerbong Kereta Api Tawang Jaya dengan kapasitas 300 lebih tempat duduk disiapkan untuk program mudik yang akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen. Pendaftaran mudik gratis kereta api dimulai hari ini, Rabu (20/4) sampai kuota terpenuhi.

“Ya senang sekali rasanya, mau pulang ke Banjarnegara ada mudik gratis ini. Program ini bagus ya, bisa membantu kami yang bekerja di Jakarta,” kata Teguh Suroso, salah satu driver online asal Jateng di Jakarta.

Hal senada disampaikan Ruswanti,50, warga asli Banyumas. Ruswanti begitu senang saat ada program mudik gratis dari Pemprov Jateng.

“Senang sekali ya, dengan keadaan seperti ini, perekonomian susah ada bantuan mudik gratis dari pemerintah provinsi Jateng. Ya sangat beruntung,” katanya.

Ruswanti mengatakan, untuk biaya mudik lebaran ke Bayumas biasanya ia menghabiskan uang Rp300 ribu untuk satu orang. Padahal, ia biasa mudik bersama dua anaknya.

“Jadi sekali jalan bisa habis Rp900 ribu. Itu untuk tiketnya saja. Sekarang ada mudik gratis ini, uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya,” ucapnya tertawa.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Jateng, Emy DM mengatakan, masyarakat Jateng di Jabodetabek begitu antusias terkait mudik gratis ini. Mereka bahkan sudah mendaftar jauh-jauh hari untuk bisa ikut program itu.

“Monggo yang belum mendaftar segera mendaftar. Bisa datang ke kantor badan penghubung Jateng atau menghubungi nomor Wa di 081318712523,” kata Emy.

Emy menerangkan, untuk pendaftaran mudik gratis via kereta api sudah dibuka pada Rabu (20/4). Sementara untuk mudik gratis menggunakan bus, pendaftaran sudah dibuka sejak 13 April lalu.

“Yang belum mendaftar silahkan mendaftar, dengan syarat KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali menggelar program mudik gratis untuk warga Jateng di Jabodetabek. Sebanyak 118 bus disediakan dari bantuan gubernur, bupati/wali kota dan Bank Jateng. Selain bus itu, Ganjar juga menyediakan mudik gratis via kereta api.

Mudik gratis via bus akan digelar pada 28 April 2022. Pemudik rencananya akan dilepas langsung oleh Ganjar dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII. Sementara mudik gratis via kereta api akan diberangkatkan sehari setelahnya, yakni 29 April melalui stasiun Pasar Senen.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran