KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antusiasme Warga Jateng Sambut Program Mudik Gratis

Antusiasme Warga Jateng Sambut Program Mudik Gratis

Antusiasme Warga Jateng Sambut Program Mudik Gratis

JAKARTA – Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta mulai ramai didatangi masyarakat, Rabu (20/4). Mereka yang merupakan warga Jawa Tengah yang bekerja di Jabodetabek mulai berbondong-bondong datang mendaftar program mudik gratis.

Lebaran tahun ini, Pemprov Jateng kembali menggelar program mudik lebaran gratis bagi para perantau di Jabodetabek. Selain menyediakan 118 bus bantuan gubernur, bupati/wali kota dan Bank Jateng, Pemprov Jateng juga akan menyelenggarakan mudik lebaran gratis via kereta api.

Mudik lebaran gratis melalui kereta api akan digelar pada 29 April. Empat gerbong Kereta Api Tawang Jaya dengan kapasitas 300 lebih tempat duduk disiapkan untuk program mudik yang akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen. Pendaftaran mudik gratis kereta api dimulai hari ini, Rabu (20/4) sampai kuota terpenuhi.

“Ya senang sekali rasanya, mau pulang ke Banjarnegara ada mudik gratis ini. Program ini bagus ya, bisa membantu kami yang bekerja di Jakarta,” kata Teguh Suroso, salah satu driver online asal Jateng di Jakarta.

Hal senada disampaikan Ruswanti,50, warga asli Banyumas. Ruswanti begitu senang saat ada program mudik gratis dari Pemprov Jateng.

“Senang sekali ya, dengan keadaan seperti ini, perekonomian susah ada bantuan mudik gratis dari pemerintah provinsi Jateng. Ya sangat beruntung,” katanya.

Ruswanti mengatakan, untuk biaya mudik lebaran ke Bayumas biasanya ia menghabiskan uang Rp300 ribu untuk satu orang. Padahal, ia biasa mudik bersama dua anaknya.

“Jadi sekali jalan bisa habis Rp900 ribu. Itu untuk tiketnya saja. Sekarang ada mudik gratis ini, uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya,” ucapnya tertawa.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Jateng, Emy DM mengatakan, masyarakat Jateng di Jabodetabek begitu antusias terkait mudik gratis ini. Mereka bahkan sudah mendaftar jauh-jauh hari untuk bisa ikut program itu.

“Monggo yang belum mendaftar segera mendaftar. Bisa datang ke kantor badan penghubung Jateng atau menghubungi nomor Wa di 081318712523,” kata Emy.

Emy menerangkan, untuk pendaftaran mudik gratis via kereta api sudah dibuka pada Rabu (20/4). Sementara untuk mudik gratis menggunakan bus, pendaftaran sudah dibuka sejak 13 April lalu.

“Yang belum mendaftar silahkan mendaftar, dengan syarat KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali menggelar program mudik gratis untuk warga Jateng di Jabodetabek. Sebanyak 118 bus disediakan dari bantuan gubernur, bupati/wali kota dan Bank Jateng. Selain bus itu, Ganjar juga menyediakan mudik gratis via kereta api.

Mudik gratis via bus akan digelar pada 28 April 2022. Pemudik rencananya akan dilepas langsung oleh Ganjar dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII. Sementara mudik gratis via kereta api akan diberangkatkan sehari setelahnya, yakni 29 April melalui stasiun Pasar Senen.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]